102 Kamis, 24 Oktober 2013 | 11:45:47

Atur Hunian Lebih Baik, Kemenpera Bangun MCK di Kawasan Kumuh

Atur Hunian Lebih Baik, Kemenpera Bangun MCK di Kawasan Kumuh

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) melalui Deputi Bidang Pengembangan Kawasan terus berupaya meminimalisir tumbuhnya kawasan-kawasan kumuh di sejumlah provinsi di Indonesia. Salah satunya adalah dengan membangun fasilitas MCK bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Hal itu dilakukan agar kualitas hidup maupun lingkungan tempat tinggal mereka bisa lebih bersih dan tertata dengan baik. Demikian dikutip dari situs resmi Kemenpera, Kamis (24/10/2013).

"Kami terus berusaha agar kawasan-kawasan kumuh yang ada di setiap provinsi bisa diminimalisir jumlahnya. Untuk itu, Kemenpera saat ini membantu pembangunan MCK melalui program Bantuan Stimulan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Berbasis Kawasan di sejumlah provinsi agar lingkungan tempat tinggal yang sebelumnya kumuh bisa lebih tertata dengan baik," kata Deputi Bidang Pengembangan Kawasan, Agus Sumargiarto.

Menurutnya, masalah kawasan kumuh menjadi salah satu masalah yang hampir terjadi di setiap provinsi serta kota-kota besar di Indonesia. Adanya pertumbuhan penduduk yang cukup besar serta minimnya lokasi hunian yang layak dan harga rumah yang terjangkau membuat masyarakat lebih memilih bertempat tinggal berdesak-desakan di satu wilayah.

Kondisi tersebut, imbuhnya, merupakan salah satu pemicu tumbuhnya kawasan kumuh karena penataan hunian serta lingkungan yang kurang baik. Minimnya fasilitas pendukung seperti MCK juga dapat menjadikan masyarakat lebih mudah terjangkit penyakit.

Di samping itu, kekurangan fasilitas sanitasi (MCK) juga terjadi pada lembaga-lembaga pendidikan berasrama, seperti pondok-pondok pesantren. Hal tersebut sangat berpengaruh buruk terhadap kesehatan penghuni pondok pesantren, dan juga masyarakat yang berada di sekitar pondok pesantren itu. Oleh karena itu, Kemenpera juga membangun MCK Komunal pada beberapa pondok pesantren, yang diharapkan dapat dimanfaatkan bersama dengan masyarakat sekitar.

"Saat ini kami tengah melakukan monitoring terkait kegiatan pembangunan MCK di sejumlah provinsi seperti DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Dan hasilnya pun cukup positif sebab pemerintah daerah setempat dan masyarakat sangat mendukung program tersebut," ujarnya.

Dia mencatat, berdasarkan hasil kunjungan di lapangan pada provinsi yang dituju, pelaksanaan  fisik pembangunan baru berkisar 60-70 persen. "Kami harap akhir tahun ini program tersebut bisa selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat," tandasnya. (nia)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita