131 Rabu, 09 Oktober 2013 | 10:51:38

Harga Tanah di Mekkah Capai Rp6 Miliar Per Meter Persegi!

Harga Tanah di Mekkah Capai Rp6 Miliar Per Meter Persegi!

Harga tanah di tengah kota Mekah diperkirakan mencapai SAR2 juta (sekitar Rp6,14 miliar) per meter persegi di akhir 2013. Hal ini dikatakan Mansour Abu Rayash, Ketua Komite Real Estat di Kamar Dagang dan Industri Mekah beberapa waktu lalu.

Pada 2012 lalu, imbuhnya, harga tanah di kota kelahiran Nabi Muhammad ini berkisar SAR500 ribu - SAR1,5 juta (atau sekitar Rp1,5 miliar – Rp4,6 miliar) per meter persegi. Hal ini membuktikan bahwa harga tanah di Mekah adalah yang termahal di dunia.

“Sebagai perbandingan, harga tanah di daerah strategis di Jepang ‘hanya’ USD100.000 (Rp1,15 miliar) per meter persegi, jauh lebih murah dibanding Mekah,” kata Mansour seperti dinukil dari Surat Kabar Al-Sharq.

"Di Arab Saudi, nilai investasi real estat di Mekah saat ini menyumbang 45%, sedangkan 55% sisanya disumbang daerah lain,” katanya. Mansour memprediksi, pada 2013 ini persentase Mekah bisa lebih dari 50%.

"Aktivitas pembangunan properti di Mekah terlihat sangat masif. Di 2012 lalu, nilainya mencapai SAR200 miliar (sekitar Rp614,12 triliun). Tahun ini, nilainya bisa mencapai SAR250 miliar (sekitar Rp767,65 triliun),” ungkapnya.

Mansour Abu Rayash memaparkan, uang yang dikucurkan ke pasar properti Mekah berasal dari para investor dari berbagai daerah, seperti Riyadh, Qasim, serta provinsi di Timur dan Selatan Arab Saudi.

Menurutnya, para investor ini tertarik masuk ke Mekah karena setiap tahun terjadi pertumbuhan jumlah jamaah haji dan umrah dalam jumlah yang besar. Dia memprediksi tahun ini akan ada tujuh juta jemaah umrah dan empat juta jemaah haji yang datang ke kota suci Mekah.

Sumber : Rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita