385 Sabtu, 12 Desember 2015 | 14:14:05

Akhir Tahun ini Waktu Yang Tepat Beli Properti

Akhir Tahun ini Waktu Yang Tepat Beli Propertimarketerees

Panangian Simanungkalit, Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI), mengatakan akhir tahun ini adalah waktu yang tepat bagi  konsumen untuk membeli properti, baik itu untuk investasi ataupun untuk digunakan sebagai tempat tinggal.

Apartemen ataupun rumah yang akan Anda beli, tahun ini adalah waktu yang tepat, it’s time to buy. Tahun ini dikatakan tepat karena pada umumnya diakhir tahun banyak orang yang membutuhkan uang.
Suku bunga dan tingkat inflasi yang terus tinggi serta peredaran uang  di masyarakat juga cenderung sedikit, hal inilah yang  mendorong konsumen dan investor menunda pembeliannya.

Berdasarkan dari fenomena diatas  otomatis mempengaruhi penjualan properti. Penjualan properti mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni hingga mencapai 30 persen. Karena itu sangat wajar apabila nantinya, harga properti yang ditawarkan bersaing.

Dalam dunia properti hanya ada dua premis yaitu “ uang cari barang atau barang cari uang”. Namun kenyataannya yang berlaku saat ini adalah barang cari uang. Panangian memprediksikan bahwa momentum tepat untuk membeli properti ini akan berlangsung hingga bulan Maret 2016. Kemudian harga properti akan naik lagi karena didorongnya kondisi ekonomi yang membaik.

Panangian juga mengemukakan, disaat kondisi ekonomi membaik maka waktunya uang yang cari barang. Hal ini disebabkan banyaknya uang yang beredar akibat dari inflasi dan suku bunga yang turun.
Seorang konsumen ataupun investor yang baik adalah yang mampu membaca keadaan pasar. Pada saat  banyak orang menjual properti, biasanya investor membeli properti.

Kondisi pasar seperti ini diyakini oleh Panangian  akan bangkit pada tahun 2016 dan akan mengalami ledakan (booming) pada dua tahun berikutnya.

Adapun faktor-faktor lainnya yang menstimulasi ledakan properti tak lain disebabkan adanya inflasi dan tingkat suku bunga yang rendah. Suku bunga stabil sekitar 5,75 persen dari percepatan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan kenaikan hingga menjadi sekitar 5 sampai 6 persen. Hal ini akan muncul pusat-pusat pertumbuhan baru yaitu  kawasan timur Jakarta yang dilalui dengan pembangunan infrastruktur Jalan Tol dan transportasi light rail transit (LRT).

Adapun yang termasuk kedalam kawasan  timur Jakarta tersebut adalah Cibubur, Cipayung, Cimanggis, dan Bekasi. Kawasan inilah yang akan terjadi peningkatan daya beli masyarakat.

Sumber: Housingestate


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita