291 Jum'at, 04 Desember 2015 | 14:38:24

Makro Ekonomi Penyebab Pertumbuhan Bisnis Properti Lambat

Makro Ekonomi Penyebab Pertumbuhan Bisnis Properti Lambatliputan6

Pencapaian angka pada sektor properti yang di lihat dari daftar Indeks Harga Properti Komersial (IHPK) pada triwulan III-2015 telah tercatat meningkat sebesar 0,64 persen secara triwulanan dan 26,02 persen secara tahunan.

Walaupun harganya mengalami kenaikan, Boomingnya justru cenderung lambat dibandingkan kenaikan pada triwulan sebelumnya, dimana masing-masing sebesar 1,69 persen dan 32,31 persen.

Menurut Laporan Bank Indonesia (BI), perlambatan kenaikan harga properti komersial secara triwulan terjadi  di seluruh segmen, kecuali pada segmen convention hall yang mengalami perubahan diangka -3,17 persen.

Menurut praktisi properti Radityo Egi Pratama, beberapa perusahaan properti yang saat ini mengalami perlambatan disebabkan karena isu makro ekonomi, dimana kenaikan kurs dolar serta perlambatan penyerapan belanja negara.

Egi selaku praktisi dan Direktur PT Romeo Pratama sekaligus Ketua Hipmi, menuturkan, bahwa perusahaan kami pun mengalami perlambatan terutama untuk properti komersial masyarakat pada kelas menengah ke atas.

Ia memprediksi, hal ini dapat membuat banyak investor dimana mereka telah terbiasa bermain di bidang properti menahan investasinya, dan akibatnya akan berdampak terhadap penjualan properti yang pertumbuhannya melambat sebagai efek domino.

Ditambah lagi dengan adanya peningkatan target pajak oleh pemerintah, membuat banyak investor menahan membeli properti untuk investasinya. Dengan demikian harusnya Pemerintah menurunkan persentase untuk pajak bukan malah menaikkan.

Dengan kondisi saat ini yang masih terbilang belum cukup stabil, memang agaknya sulit untuk bias meningkatkan usaha di bidang properti, namun tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis properti akan selalu di senangi dan bahkan semua orang ingin sekali terjun langsung di dalam bisnis ini.

Disamping dengan income serta pendapatan yang menggirukan, jika kita berbisnis di bisnis properti secara tidak langsung kita pun akan bias memiliki properti yang dihasilkan dari keuntungan bisnis ini.

 

Symber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita