291 Jum'at, 27 November 2015 | 10:25:18

111 Rumah di Bangun Untuk Desa Tertinggal di Banten

111 Rumah di Bangun Untuk Desa Tertinggal di Bantentangsel pos

Kebutuhan akan papan, sandang dan pangan menjadi perhatian yang sangat serius bagi Pemerintah Pusat maupun Daerah. Hal ini dapat di lihat dari pembangunan yang terjadi di salah satu desa yang tertinggal di propinsi Banten tepatnya di daerah Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Salah satu organisasi yang menamakan dirinya Habitat for Humanity  dan juga Farpoint Realty mengadakan program kerja untuk membantu desa yang tertinggal di daerah Mauk dengan membangun 111 rumah yang pembangunannya sudah dilakukan sejak 2012 yang lalu.

Resource Development Director, Habitat for Humanity Indonesia, Tommy Pacatang, mengatakan, Kemitraan ini sudah lama berdiri dan bukan baru kemarin, saat ini kemitraan ini telah memasuki tahun ke-3.

Tommy Pacatang juga memberitahukan bahwa telah ada satu unit rumah mewah yang di beli oleh Farpoint untuk di donasikan kepada Habitat for Humanity Indonesia. Dana yang dikumpulkan tersebut, digunakan untuk membangun rumah yang berada di Kedung Dalem di daerah Mauk.

Habitat for Humanity dalam hal ini telah berhasil membangun sebanyak 500 unit rumah di Kecamatan Mauk dan sebanyak 111 rumah di antaranya, terletak di Kedung Dalam.

Tommy, Habitat for Humanity menuturkan, bahwa untuk rumah yang layak harus didukung oleh lingkungan yang sehat. Dengan demikian,  maka tidak hanya membangun rumah tetapi juga fasilitas umum seperti MCK (mandi, cuci, dan kakus).

Sebelum adanya program ini, jika mereka akan mencuci baju, mereka akan pergi ke kali, walaupun airnya kotor, tapi apa boleh buat, karena minimnya dan tidak adanya fasilitas umum seperti MCK.

Dengan dibuatnya fasilitas umum seperti MCK, mereka sangat terbantu, karena jika mereka ingin mandi jadi tidak perlu malu lagi dan jika mencuci pakaian jadi tidak perlu ke kali lagi dengan air yang kotor dan juga terhindar dari penyakit kulit dan yang lainnya.” Ucap Tommy.”

Program yang di lakukan oleh organisasi kemitraan ini sangat sejalan dengan program pemerintah yaitu 100-0-100 yang diinisiasi Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat, dan dari pihak Habitat for Humanity membantu untuk penyediaan air bersih dan jalan setapak.

Dengan adanya pembangunan tersebut, daerah-daerah yang masih tertinggal diharapkan dapat menjadi daerah yang tempatnya layak dan baik untuk ditempati, sehingga seluruh warganya akan terjamin pola hidupnya, walaupun ekonomi mereka berada sangat jauh jika dibandingkan dengan warga yang berada atau tinggal di daerah tersebut tetapi dengan fasilitas yang cukup memadai.

Dengan adanya program yang di lakukan oleh dua kemitraan tersebut, akan sangat membantu bagi desa-desa yang tertinggal agar lebih di perhatikan lagi untuk pembangunan dan sarana serta fasilitas umum lainnya oleh Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat.

 

Sumber ; Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita