325 Senin, 02 November 2015 | 14:47:51

Program Rumah Murah Berantas Pemukiman Kumuh

Program Rumah Murah Berantas Pemukiman KumuhRajasukses

Dengan diluncurkannya program rumah subsidi oleh pemerintah pada tahun 2015 ini memberikan tujuan untuk mencegah adanya kawasan kumuh baru di perkotaan.

Albert Midianto, selaku Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kota Palembang, menuturkan, pada program rumah murah ini, pemerintah akan memberikan subsidi kepada masyarakat yang membeli rumah murah tersebut, dengan seperti itu maka pembeli hanya dikenakan bunga lima persen untuk waktu pembayaran selama 20 tahun, dan uang muka hanya satu persen dari harga rumah yang berkisar Rp110 juta.

Jika tidak dibantu dengan subsidi dari pemerintah, maka warga miskin akan kembali tinggal di tempat yang sangat tidak layak, dan lama kelamaan akan menjadi kawasan kumuh dan kotor seperti yang ada di pinggiran Sungai Musi. Jadi, dengan adanya program rumah murah ini menjadi salah satu upaya untuk menaggulangi terjadinya kawasan kumuh,"ucap Albert Midianto.”

Pemerintah kota Palembang, telah menetapkan sekitar 59 kelurahan sebagai kawasan kumuh, dan akan segera dilaksanakan Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) yang mulai dilaksanakan dan digerakkan pada pertengahan tahun 2015 ini di seluruh Indonesia.

Hampir sebanyak 40.000 rumah tangga atau 15 persen dari warga Kota Palembang masih bermukim di kawasan kumuh yang tidak layak huni dan sangat minim di infastruktur sanitasinya.Kawasan kumuh tersebut rata-rata tersebar di pinggiran aliran Sungai Musi dengan luas mencapai 1.300 hektare.

Untuk masalah kawasan kumuh tersebut, saat ini masih dalam tahap pengupayaan untuk diselesaikan, karena akan sangat merusak tampilan kota jika tidak segera diatasi mengingat Kota Palembang sudah diproyeksikan menjadi kota internasional," tandasnya.”

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah juga telah mengeluarkan beberapa program, di antaranya adalah penataan kawasan kumuh dengan membangun infrastruktur jalan lorong, serta fasilitas sanitasi seperti MCK umum. Kemudian, adanya Program Bedah Rumah, dimana memperbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.

Terkait kawasan kumuh ini, pemerintah akan menjalankan dua program sekaligus, yaitu penataan dan pencegahan. Untuk tahun tahun 2015 ini, Pemkot Palembang telah mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar untuk membedah sekitar 1.000 unit rumah. Sedangkan di tahun 2014, telah merealisasikan 1.000 unit rumah dengan menggunakan dana APBD.

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita