374 Senin, 19 Oktober 2015 | 17:48:17

Naiknya Harga Lahan Di Cibubur Memicu Tol dan LRT

Naiknya Harga Lahan Di Cibubur Memicu Tol dan LRTDardali

Adanya pembangun LRT memicu naiknya harga lahan dan properti di Jakarta, khususnya di daerah Cibubur. Pengembangan infrastruktur menjadi faktor naiknya harga lahan dan properti di sekitarnya. Karena semakin baik kondisi infrastruktur suatu daerah dan aksesibilitasnya, menjadika meningkatnya harga lahan dan propertinya.

Misalnya saja adanya pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung. Menurut salah satu Director Research and Advisory Cushman and Wakefield Indonesia Arief Rahardjo, mengatakan, bahwa hal tersebut mendorong adanya peningkatan harga lahan dan properti, terutama pada kelas menengah ke bawah, dan kelas bawah.

Arief menuturkan, bahwa dilaksanakannya ground breaking Light Rapid Transit (LRT) dan Jakan Tol Cimanggis-Cibitung akan berdampak pada perubahan harga lahan dan properti dengan peningkatan kenaikan sebesar 20 persen hingga 30 persen.

Kondisi aktual harga lahan di Cibubur, Cimanggis, dan sekitarnya pada riset Cushman and Wakefield telah mencapai Rp 7 juta per meter persegi. Hal ini yang mendorong beberapa pengembangan baru. Misalnya saja apartemen murah yang di garap dan dimiliki oleh salah satu pengembang ternama yaitu PT Agung Podomoro Land Tbk.

Apartemen yang dirancang dengan total seluruhnya sejumlah 3.000 unit, dimana tahap pertama dari total pengembangan sebanyak 43.000 unit dengan 37 menara. Dari total seluruhnya 3.000 unit, 23 persen di antaranya merupakan rusunami dengan tipe satu kamar tidur dan dibandrol dengan harga Rp 198 juta per unit.

Selain itu, ada pula tipe dua kamar tidur yang dihargai  sekitar Rp 330 juta per unit. Adapula unit yang lain yang telah di siapkan oleh pengembang, dan perseroan juga akan memasarkan tipe yang lebih luas tergantung tingkat kebutuhan konsumen.

Sampai saat ini, kawasan Cibubur dan Cimanggis dimana telah masuk dan menjadi bagian dari wilayah Depok memberikan kontribusinya sebanyak 75.115 unit stok rumah yang berasal dari lahan seluas 3.495 hektar. Dari jumlah keseluruhan pasokan ini, sebanyak 89,1 persen telah terserap pasar.

Area ini akan menambah pasokan rumah baru dari kawasan rencana pengembangan seluas 19.615 hektar atau menjadi kawasan yang terbesar di antara kawasan lainnya," ucap Arief.

Disamping kawasan Cibubur, dan Cimanggis, ada pula kawasan lain yang mempunyai peluang kenaikan harga lahan dan propertinya diantaranya adalah Ciputat-Pamulang, dan Cicayur-Serpong. Dua kawasan inilah yang nantinya akan dilintasi Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), dan Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita