200 Kamis, 08 Oktober 2015 | 14:18:43

Penjualan Apartemen Di Jakarta Meningkat Hingga 71 Persen

Penjualan Apartemen Di Jakarta  Meningkat  Hingga 71 PersenHousing Estate

Kondisi rupiah saat ini mengalami adanya peningkatan sedikit dalam beberapa hari ini, hal ini memberikan angin segar terhadap sektor properti terutama pada penjualan apartemen di jakarta.

Berbeda dengan kondisi pada sektor perkantoran, dimana pasar properti pada segmen hunian di Jakarta mengalami kenaikan yang cukup besar. Salah satu lembaga riset properti  Jones Lang LaSalle (JLL) telah mencatat adanya kenaikan untuk pembelian pada sektor pasar kondominium. Dalam hal ini di sebut kondominium dikarenakan unit apartemen yang dibeli bertujuan untuk di gunakan sendiri.

Daya serap pada segmen kondominium untuk kuartal III-2015 ini mencapai 2.400 unit, sedangkan pada kuartal II-2015 penjualannya sebesar 1.400 unit," tutur Head of Residential JLL Luke Rowe.” Jadi, dapat diartikan bahwa ada kenaikan penjualan untuk saat ini sebesar 71,42%‎ dengan kurun waktu 3 bulan yakni Juli-September 2015.

Beliau pun mengatakan, adanya peningkatan penjualan yang terjadi di sektor kondominium kelas menengah, dimana didominasi dari pasokan baru yang diluncurkan ke pasar selama kuartal III. Untuk harga jual kondominium kelas menengah di kuartal III-2015, yang di telah di catat oleh pihak JLL berada pada kisaran Rp 25 juta per meter persegi atau Rp 450 juta untuk apartemen tipe 18.

Hal ini dapat dimanfaatkan oleh beberapa pengembang untuk melakukan pendekatan baru tentang harga dan menjadi salah satu momentum untuk memulai penjualan," tandasnya.”

Pada awalnya, telah diungkapkan bahwa bisnis pada sewa perkantoran di Jakarta ikut merasakan dampaknya oleh adanya perlambatan laju pertumbuhan ekonomi nasional dan penurunan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terjadi dalam beberapa bulan belakangan. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan harga sewa ruang perkantoran secara kuartalan yang mengalami penurunan.

James Taylor Head of Research Jones Lang LaSalle (JLL), mengungkapkan, bahwa adanya penurunan pada harga sewa rata-rata perkantoran di tipe kelas premium.  Untuk saat ini, harga sewa perkantoran mengalami penurunan sekitar 1,6% secara Q to Q," ujar James Taylor.

Hasil dari pengamatan JLL, harga sewa perkantoran grade A atau perkantoran kelas atas dan mewah mengalami penurunan yang sebelumnya sekitar Rp 460.000 per meter persegi per bulan di Kuartal II-2015 saat ini menjadi sekitar Rp450.000 per meter persegi per bulan di Kuartal III-2015.

 

Sumber :Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita