228 Rabu, 16 September 2015 | 16:51:41

AkzoNobel Nobatkan Indonesia Sebagai Pasar Paling Stabil

AkzoNobel Nobatkan Indonesia Sebagai  Pasar Paling Stabil  freshmyid

Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensial tinggi dalam bidang ekonomi, hal ini bisa di lihat sari begitu banyaknya orang asing yang ingin berinvestasi serta membuka perusahaan di Indonesia.

Salah satunya perusahaan cat global, AkzoNobel yang menganggap Indonesia merupakan pasar yang paling stabil di kawasan Asia Tenggara untuk saat ini, meskipun saat ini dalam kondisi perekonomian sedang melambat akibat melemahnya rupiah.

Ruud Josten, Anggota Komite Eksekutif AkzoNobel Decorative Paints, mengungkapkan hal tersebut kepada pers usai peluncuran Colour of The Year 2016, di Somerset House, London, pada tanggal 15 September 2015.

Ruud menegaskan, Indonesia merupakan pangsa pasar yang paling besar dan potensial dengan kontribusi tak kalah signifikan dibanding pasar Tiongkok, Brasil, dan Eropa.

Dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini, memang sedang melambat. Namun, hal itu tidak akan bertahan lama dan hanya temporer, Indonesia akan kembali pulih dalam waktu dekat ini dan akan stabil kembali.

Dengan populasi nyaris 250 juta, Indonesia tak bisa dipandang sebelah mata, “tutur, Direktur Pelaksana AkzoNobel Decorative Paints wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Timur Tengah, Jeremy Rowe”.

Peluang AkzoNobel untuk dapat meningkatkan penjualan di negara ini sangat terbuka lebar. Dengan mempertimbangkan perbaikan tingkat pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tol, jembatan, pelanuhan, dan bandara udara.

Menurut Jeremy, Percepatan pembangunan infrastruktur ini semakin meningkatkan kinerja kami dan kepercayaan kami untuk memperluas pasar di Indonesia pun sangat tinggi. Saat ini, kami memang menjadi pemimpin pasar, terutama dengan brand yang kami punya seperti Dulux. Ada banyak proyek besar yang tengah dikembangkan di Jakarta, dan juga beberapa kota lainnya.

Perusahaan cat terbesar tersebut pada tahun 2014 mencatat kinerja sebesar 14,3 miliar dollar AS pendapatan dengan 200 basis produksi di 80 negara.

Sebanyak 42 persen dari total pendapatan tersebut berasal dari pilar gedung, dan infrastruktur. Sementara industri berkontribusi 25 persen dan sisanya sektor transportasi.

 

Sumber :Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita