206 Selasa, 15 September 2015 | 10:10:32

Rumah Dua Lantai Di Banderol Rp 300 Jutaan

Rumah Dua Lantai Di Banderol Rp 300 Jutaankompas

Ditengah lesunya ekonomi ternyata ada hunian yang menawarkan harga khusus yang sangat terjangkau bagi kalangan menengah bawah. Mengingat didalam melakukan strategi  untuk meraup pasar di sektor properti kian variatif, dan tidak hanya mengenai harga yang murah.

PT Cipta Maju Properti, melakukan strategi  untuk melancarkan usahanya, pengembang ini  lebih dikenal dengan nama Diamond Land Developtment adalah yang membangun kawasan hunian baru Cordova Residence yang berlokasi di Cilodong, Depok, Jawa Barat. Konsep hunian dua lantai ini dipatok dengan harga Rp 200 hingga Rp 300 jutaan .

Menurut, Achmad Rizal/Business Development Director Diamon Land,  rumah satu lantai dapat dikembangkan menjadi tiga lantai,  ketimbang mengambil high rise di tengah kota yang memiliki ukuran yang kecil.

Untuk proyek ini, Diamond mengeluarkan dana investasi sebesar Rp 300 miliar dengan luas lahan seluas 11 hektar dari 21 hektar dari luas total pengembangan. Pada tahap pertama dan kedua, sebanyak 80 unit sudah habis terjual sejak diluncurkan pada bulan Agustus lalu.

Presiden Direktur Diamond Land,  Adam mengatakan bahwa pada dasarnya konsumen tidak hanya tertarik dalam hal harga, tetapi  juga soal pengembangan hunian ke depannya. Biasanya pengembang yang menawarkan harga di bawah Rp 300 juta, konsumen hanya mendapatkan dua kamar dan satu lantai. Selanjutnya, konsumen harus mengeluarkan tambahan dana jika akan membangun rumah dua lantai.

Adam, mengatakan pihaknya berani untuk membongkar strategi dari konsep lama, disini pihaknya tetap membangun kamar dua, namun pihaknya membuatkan mezanin untuk dua lantai selanjutnya. Tangga untuk membangun lantai telah di  siapkan, selanjutnya konsumen tinggal  melanjutkan ke atas.

Di tengah kelesuan daya beli sekarang ini, pengembang tidak dapat begitu saja menjual produk tanpa adanya strategi yang jitu. Dalam hal ini harus dipikirkan secara matang di berbagai celah untuk memainkan harga jual yang pas ke konsumen.

Menurut Adam, dengan melihat kalangan menengah kebawah pangsa pasar properti hunian di Depok sangat tepat dengan konsep yang ia tawarkan. Sekarang ini, dengan kepadatan penduduk yang mencapai 1.738.570 jiwa, ada beberapa indikator yang akan di jadikan acuan di dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Depok.

Tingkat daya beli masyarakat di kota Depok semakin meningkat dari tahun ke tahun. Di lihat dari sisi  daya beli masyarakat sejak tahun 2006 terjadi peningkatan indeks daya beli dari 576,76  menjadi 586,49 pada tahun 2009.

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok pada tahun 2009 sebesar  6,22%. Kontribusi yang paling dominan terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan LPE, dari subsektor adalah pada sektor perdagangan dan jasa.

Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan pada peranan sektor jasa, jika di tinjau dari tahun 2006 adalah sebesar 50,42%  dan pada tahun 2009 menjadi 52,77%. Dari indikasi tersebut menandakan bahwa masyarakat Depok sudah dapat memenuhi kebutuhan sektor primer ataupun sekunder.
"Kebutuhan hunian ini bukan lagi kebutuhan sekunder, tetapi sudah menjadi kebutuhan primary.

Ditandai dengan kenaikan PDB yang dua kali lipat di karenakan banyak kalangan menengah yang saat ini  mendiami kota Depok, jadi dalam hal ini pihaknya tidak salah membidik potensi tersebut," ujar Adam.

Kedepannya Diamon Land telah mengatur strategi dalam  pembangunan tahap ketiga Cordova. Kalau untuk tahap pertama dan kedua hanya 80 unit, maka untuk tahap ketiga pihaknya akan menyiapkan sampai 144 unit. Namun dengan melihat dari pengalaman pada tahap satu dan dua, harga untuk tahap ketiga ini sudah masuk angka Rp 400 jutaan. Bahkan untuk rumah yang posisinya disudut  sudah dibandrol seharga Rp 500 juta. Karena itulah pihaknya sangat  optimis, sebab pada kurun waktu setahun kenaikan harga rumah di Depok sudah mencapai 20 persen. Kendati begitu Adam menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlalu tinggi dalam menawarkan harganya.

Sumber: kompas  

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita