183 Kamis, 30 April 2015 | 10:51:11

Harga Tanah di Kelapa Gading Tembus Rp 50 Juta

Harga Tanah di Kelapa Gading Tembus Rp 50 Juta liputan6

Soegianto Nagaria , Direktur PT Summarecon Agung Tbk, mengatakan bahwa harga tanah di Kelapa Gading, Jakarta Utara semakin melonjak , hal ini dikarenakan mayoritas pemilik tanah tidak menginginkan tanahnya untuk dijual sedangkan permintaan semakin tinggi.

Menurut Soegianto kepada Kompas.com saat dijumapai di  Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/4/2015), Harga tanah di wilayah Kelapa Gading relatif karena ada sebagian orang yang bilang kisaran harga tanah diwilayah tersebut sebesar Rp 45 juta dan ada juga yang membanderol harga sebesar Rp 50 juta untuk permeternya.

Sebenarnya para peminat tanah di wilayah Kelapa Gading sangat banyak, akan tetapi para pemiliknya kebanyakan masih belum bersedia untuk menjual tanahnya. Karena faktor itulah yang membuat para peminat tanah terus melakukan penawaran kepada pemilik tanah hingga menyebabkan harga terus bersaing dan kian melonjak bahkan sampai menebus ke angka Rp 50 juta per meternya.

Warga yang tinggal dikawasan Kelapa Gading rata-rata berasal dari latar belakang yang berbeda . Penghuni yang tinggal di kawasan tersebut sekitar 30.000 kepala keluarga.

Sekarang juga marak ditawarkan rumah tipe-tipe cluster, biasanya jenis rumah ini lebih disukai oleh para pasangan muda. Pada umumnya pasangan muda lebih menyukai rumah yang tipe minimalis sehingga tidak memerlukan banyak kamar dan rumah jenis ini juga harganya relatif lebih murah.

Soegianto menuturkan bahwa untuk penjualan ditahun ini cenderung turun jika dibandingkan dengan penjualan ditahun lalu. Penurunan ini terjadi dikarenakan pemerintah belum menetapkan mengenai kepastian tentang Pajak Penghasilan atas Barang Mewah (PPnBM). Oleh karena itu, kepastian mengenai pajak ini akan lebih baik dan berpengaruh pada penjualan properti di Indonesia.

Akibat dari tidak adanya kejelasan mengenai pajak ini maka membuat para pembeli ataupun para investor terus menahan diri untuk melakukan transaksi jual beli rumah oleh karena itu mereka lebih memilih menunggu adanya kejelasan akan kebijakan pajak tersebut.

Soegianto mengatakan untuk menyebutkan angka pasti mengenai target kenaikkan penjualan tahun ini dengan tahun lalu tidak dapat didapatkan angka secara pasti. Kendati demikian beliau dapat memprediksikan bahwa kenaikkannya tidak terlalu tinggi bahkan dalam kurun waktu setengah tahun kedepannya diharapkan penjualan properti dapat bergerak lebih baik lagi.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita