20 Kamis, 12 Maret 2015 | 16:32:11

Lambatnya Perizinan di Indonesia Menghambat Kelancaran Sektor

Lambatnya Perizinan di Indonesia Menghambat Kelancaran SektorIlustrasi

Pertumbuhan sektor properti di Indonesia semakin lama semakin meningkat, akan tetapi peningkatan itu tidak didukung dengan pengurusan izin yang ada di Indonesia.

Proses pengurusan izin untuk setiap properti di Indonesia cenderung dipersulit dan mengulur- ulur waktu. Hal tersebut menyebabkan sektor properti di Indonesia tertinggal dengan negara lain.

Sebagai salah satu contoh lambannya proses perizinan adalah pada pembangunan BRANZ Simatupang, proyek apartemen tersebut mengalami panjangnya waktu perizinan yang melebihi dari satu tahun.

Hal tersebut dapat menghambat pembangunan dan kelancaran dari pihak pengembang untuk segera merampungkan bangunan tersebut.

Jika dibandingkan dengan Jepang, belum lama ini untuk mendapatkan izin pembangunan proyek apartemen disana hanya membutuhkan waktu sebanyak tiga bulan. Selain itu untuk proses pengembangan yang lebih besar membutuhkan waktu hanya sekitar enam bulan.

Pemerintah di Jepang sangat konsisten dengan waktu yang diberikan untuk pengurusan izin pembangunan, lain halnya dengan di Indonesia. Proses perizinan disini biasanya selalu molor dari waktu yang dijanjikan.

Pemerintah Indonesia cenderung tertutup dalam proses administrasi proses perizinan, hal ini yang menyebabkan lambatnya proses tersebut.

Para pengembang di Indonesia sangat berharap, pemerintah dapat memberikan solusi terkait dalam proses perizinan. Jangan sampai dengan lambatnya izin yang keluar dari pemerintah dapat berdampak pada penurunan sektor properti di Indonesia.

Sistem yang ada sebelumnya harus dirubah sampai rapih, sehingga tidak ada lagi oknum- oknum yang memanfaatkan kondisi dalam proses perizinan ini.

Semakin cepat masalah ini ditangani, maka para investor asing akan segera melirik potensi pada sektor properti yang ada di Indonesia, sehingga sedikit banyaknya akan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi yang ada disini.

Jika itu terjadi, bukan hanya pengembang dan pemerintah yang akan diuntungkan tetapi juga seluruh masyarakat akan merasakan dampak baiknya.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita