77 Sabtu, 21 Februari 2015 | 11:02:40

Makassar Makin Tumbuh Pesat

Makassar Makin Tumbuh Pesatindustrikontan

Sejak abad ke-16, kota Makassar telah menjadi pusat perdagangan yang sangat dominan di Indonesia bagian Timur, sekaligus menjadi salah satu kota terbesar di Asia Tenggara. Pada masa itu raja-raja Makassar menerapkan kebijakan mengenai perdagangan bebas yang ketat, di mana seluruh pengunjung yang datang ke kota Makassar berhak melakukan perniagaan disana dan menolak upaya VOC (Belanda) untuk memperoleh hak monopoli di kota tersebut.

Jadi tak heran jika saat ini bisnis properti komersial di kota Makassar makin menggeliat. Berdasarkan survey dari Bank Indonesia (BI) atas Indeks Pertumbuhan Properti Komersial kuartal IV 2014, kota Makassar telah memperlihatkan pertumbuhan di segala segmen .

Untuk segmen ritel pada tingkat huniannya pertumbuhannya telah mencapai hampir 2 persen. Kenaikkan ini dikarenakan masuknya beberapa ritel baru ke Mayofield Mall. Jadi menurut Bank Indonesia dengan masuknya ritel baru dapat mempengaruhi konfigurasi tingkat hunian pada pusat belanja secara umum.

Dengan masuknya ritel baru ke Mayofield Mall maka mendorong harga sewa sekitar 0,74 persen sehingga menjadi rata-rata harga permeternya Rp. 390.750 per bulan. Sementara itu untuk pasokan yang masuk pasar tercatat sebanyak 285.800 meter persegi.

Pada segmen perkantoran, pasokan yang tercatat  sebanyak 48.001 meter persegi dengan tingkat hunian yang terus meranjak  naik dari  1,19 persen menjadi  84,80 persen. Hal ini tentu saja memicu lonjakan tarif sewa sebesar 2,56 persen jadi harga permeternya kini Rp 152.000  per bulan.

Sedangkan untuk segmen perhotelan, pasar Makassar dipenuhi 2.919 kamar baru dengan demikian mengalami pertumbuhan sebesar  3,29 persen lebih tinggi ketimbang kuartal III pada tahun 2014 yang hanya mencapai 2.827 kamar.

Pada sektor perhotelan juga beranjak naik sebesar 79,30 persen atau lebih tinggi 1,39 persen dari pencapaian kuartal sebelumnya. Demikian juga halnya dengan tarif kamar yang telah menembus angka sebesar Rp 817.741 per malam sehingga mengalami kenaikkan sebesar  0,37 persen," ungkap BI.

Dengan masuknya Royal Apartment Tower C, otomatis menambah pasokan segmen apartemen di kota Makassar sehingga total segmen apartemen sebanyak 2.532 unit atau naik menjadi  5,85 persen.

Menurut Bank Indonesia, pertumbuhan ini diiringi dengan meningkatnya penjualan sebesar 27,08 persen menjadi rerata 89,63 persen terutama pada proyek yang sedang dalam tahap konstruksi.

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita