349 Selasa, 10 Februari 2015 | 13:54:27

Properti Residen di Bandung meningkat, komersil turun

Properti Residen di Bandung meningkat, komersil turungedung sate bandung

Properti di Kota Bandung semakin bersinar lagi, pasalnya permintaan perumahan di kota Bandung tidak hanya dari warga Bandung saja. Dari luar kota pun memiliki minat untuk membeli atau berinvestasi di ibu kota Jawa barat ini.

Hal inipun dibuktikan Berdasarkan survei dari Bank Indonesia, harga properti Bandung terus meningkat pesat. Sedangkan properti komersial meningkat tipis. Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Rosmaya Hadi (09/02).

Pembeli dari luar kota yang banyak berminat terhadap properti kota Bandung contohnya pembeli dari Jakarta. Pemicunya bermacam-macam, salah satunya adalah infrastruktur jalan tol yang langsung menghubungkan Jakarta - Bandung.

Wahyu Ari Wibowo, Ketua Tim Finansial dan Ekonomi Statistik Kantor BI Jabar membenarkan jika harga properti di Bandung cenderung tinggi dan terus menanjak. Namun, katanya harga properti di Bandung masih dalam batas yang wajar walaupun terhitung tinggi.

Survei yang dilakukan Bank Indonesia ini adalah untuk memperkuat analisis dan asesmen perekonomian Indonesia guna mendukung penyususnan kebijakan moneter BI. Survei yang dilakukan di provinsi Jawa Barat tersebut terdiri dari Survei Konsumen, Survei kegiatan dunia Usaha, Survei Perantauan Harga, Survei penjualan eceran, dan perkembangan properti residensial.

Perkembangan ruko
Disisi lain, perkembangan ruko menurut beberapa praktisinya mengalami tantangan yang baru. Yaitu melawan dunia maya atau internet. Pemilik ruko Ferdina Cahyanti mengatakan jika dia mengganti tempat bisnisnya menjadi dunia maya, lewat internet dan BBM. Alasannya harga sewa ruko yang semakin mahal dan harganya sudah tidak rasional.

Sedangkan bagi pemilik ruko, Barli, mengatakan jika ia masih optimis akan perkembangan ruko di Bandung. Demikian juga dari pengembang PT Prima Adikara Mandiri, Prasetya Hutama mengatakan jika pasar properti ruko masih potensial.

Menurutnya banyaknya usaha online bisa berakibat menurunnya jumlah permintaan ruko. Namun, katanya toko online dan ruko sebenarnya bisa saja dikolaborasikan.

Sumber : koran-sindo, tribunnews, tempo

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita