275 Sabtu, 07 Februari 2015 | 15:17:39

Kaji Ulang Pembangunan Apartemen di Bandung

Kaji Ulang Pembangunan Apartemen di Bandungwartarepublik

Maraknya pengembangan dalam mendirikan apartemen di area kabupaten Bandung ini, perlu adanya pengkajian ulang mengenai hal tersebut. Mengingat di area ini rawan akan pergeseran tanah atau biasa disebut dengan tanah longsor.

 

Di kecamatan yang berbatasan antara Sumedang dengan Kabupaten Bandung ini telah hadir beberapa apartemen khususnya di wilayah Jatinangor, baik yang sudah beroprasi maupun masih dalam tahap pembangunan. Apartemen tersebut diantaranya, adalah Skyland City, Pinewood, Taman Melati Jatinangor, dan Easton Park.

 

Wilayah Jatinangor tersebut merupakan area yang rawan dengan tanah longsor, sedangkan sudah banyak apartemen yang didirikan disana. Karena permintaan yang tinggi baik dari penduduk setempat khususnya dari pendatang. Hal tersebut terjadi karena banyaknya mahasiswa yang melanjukan studi di beberapa perguruan tinggi, antara lain Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Tekhnologi Bandung (ITB), Institut Koperasi Indonesia (Ikopin), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

 

Konsep yang digunakan untuk mengembangkan properti dibidang ini adalah dengan konsep University Town inilah yang diincar para pengembang properti. Mereka membangun properti hunian dengan embel- embel “pendidikan” atau “mahasiswa”.

 

Banyaknya mahasiswa yang melanjutkan studi di wilayah Kabupaten Bandung khususnya di daerah Jatinangor, membuat pendapatan yang besar bagi pemilik apartemen. Sehingga membuat properti dibidang ini terus meningkat dan diminati, tanpa adanya perhatian terhadap lokasi pembangunan yang dapat menimbulkan resiko dikemudian hari. Karena Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama dalam zona merah terhadap ancaman bencana tanah longsor dan gempa bumi.

 

Jika apartemen- apartemen tersebut ingin tetap dibangun, harus berlandaskan dengan Perbup (Peraturan Bupati) Sumedang Nomor 12 Tahun 2013 tentang RTBL, Ketinggian maksimal bangunan di Jatinangor hanya 12 lantai. Sehingga bangunan tersebut memenuhi kualifikasi peraturan daerah tersebut dan kecil kemungkinan terjadi bencana yang rawan tanah longsor di daerah tersebut.

 

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita