275 Senin, 19 Januari 2015 | 12:49:25

Dampak turunnya harga BBM dan Semen terhadap Properti

Dampak turunnya harga BBM dan Semen terhadap Propertisemen dan gedung bertingkat - Housing estate

Pemerintah kembali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan berlaku tepat pada hari ini, 19 Januari 2015. Selain BBM, pemerintah juga menurunkan harga semen produksi BUMN. Diharapkan penurunan semen oleh perusahaan pemerintah tersebut bisa diikuti juga oleh produsen semen swasta.

Sekretaris Perusahaan SMGR (BUMN), Agung Wiharto mengatakan bahwa SMGR akan melakukan efisiensi dengan mengurangi biaya-biaya agar harga bisa diturunkan. Biaya tersebut seperti biaya iklan, biaya perjalanan dinas, biaya transportasi, biaya rapat.

Sementara itu, salah satu produsen semen swasta/non BUMN, INTP masih mengkaji penurunan harga semen mereka. Padahal mereka baru menaikkan harga semen sebanyak 5 persen. Dengan demikian mereka merasa sulit untuk kembali menurunkan harga.

Dengan penurunan harga BBM dan semen, lantas apakah harga properti bisa ikut turun juga?

Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy memberikan pendapatnya terkait dengan penurunan harga BBM dan Semen. Menurutnya Harga properti akan terjadi penyesuaian akibat efek dari penurunan harga BBM dan material. "Tapi belum bisa diperkirakan seketika. Setiap kebijakan naik turunnya harga, tidak bisa berdampak drastis pada properti." katanya pada hari minggu (18/01).

Begitu pula disampaikan oleh pihak pengembang Metland, Corporate Secretary Olivia Surodjo mengatakan bahwa BBM tidak terlalu berpengaruh pada harga properti. Namun harga semen berpengaruh.

Menurutnya dengan penurunan harga dari BBM dan Semen ini tidak membuat rumah jadi turun, hanya saja kenaikan harga properti akan sangat melambat karena ditopang penurunan semen dan BBM.

Sumber : okezone, tribunnews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita