172 Kamis, 15 Januari 2015 | 10:38:50

Bappenas : Pengembang Bangun rumah, Kawasan diurus Pemerintah

Bappenas : Pengembang Bangun rumah, Kawasan diurus Pemerintahsalah satu konsep kota mandiri

Selama ini pengembang selalu memasarkan produknya dengan lokasi yang strategis, kawasan yang luas dan peningkatan harga. Karena orientasi kepada pembangunan kawasan tersebut, pengembang dianggap kurang memikirkan kualitas rumah bahkan menjalankan praktik penguasaan lahan.

Seperti itulah menurut Menteri Bappenas Andrinof Chaniago tentang fenomena penguasaan lahan oleh pengembang. Andrinof melihat praktek bisnis yang dilakukan oleh pengembang saat ini adalah menjual konsep kota mandiri dengan berbagai fasilitas. Namun hanya ditujukan kepada orang-orang kaya saja. Menurut Andrinof, pengembang seharusnya berorientasi kepada pembangunan rumah saja.

"Pengembang bangun rumah saja. Orientasi pada produk rumah berkualitas, bukan kawasan. Kawasan biar diurus pemerintah," Kata Andrinof Chaniago pada ulang tahun The Housing and Urban Development Institute, di Jakarta, Rabu (14/01).

Andrinof menegaskan jika fasilitas umum di permukiman merupakan pekerjaan pemerintah, sedangkan pengembang fokus saja untuk membangun hunian. Menurutnya selama ini banyak lahan nganggur karena pengembang hanya melayani yang punya uang saja. Menurutnya lagi, tanah tidak boleh dibisniskan karena tanah dimiliki negara dan digunakan untuk perumahan rakyat. "Kalau tanah dibisniskan, negara mau beli tanah susah. Apalagi jika diperjualbelikan secara borongan," katanya.

Pengembang juga dianggap kurang memperhatikan kualitas rumah, karena terlalu fokus pada pembangunan rumah seperti membangun pusat-pusat perbelanjaan. Jika dibiarkan pengembang terkonsentrasi pada tanah, maka akan menimbulkan konflik.

Anrinof menghimbau kepada pengembang agar berlomba-lomba untuk membangun konsep yang bagus dengan desain yang nyaman sehingga memenuhi kebutuhan di daerah perkotaan.

Sumber : kompas, koransindo, okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita