219 Kamis, 18 Desember 2014 | 11:00:00

Pentingnya Lokasi Dalam Bisnis Properti

Pentingnya Lokasi Dalam Bisnis Propertiblogspot

Permasalahan yang terpenting dalam menjalankan bisnis properti adalah terletak pada lokasi. Hal ini sangat penting untuk menentukan studi kelayakan properti itu dibangun dan diperuntukkan untuk kalangan mana, menengah keatas atau menengah kebawah.

Hendra Hartono , CEO Leads Property memastikan tentang teori 3 L yaitu lokasi, lokasi dan lokasi. Hal ini disampaikan kepada kompas.com, Jumat (12/11/2014).

-    Lokasi yang pertama adalah Address atau alamat. Contohnya untuk lokasi proyek apartemen di Menteng, Jakarta Pusat. Meskipun pengembangnya sekelas Agung Podomoro Group yang dikenal sebagai supply driven, akan tetapi kalangan elite pasti akan membelinya. Hal ini dikarenakan lokasi apartemen itu terletak di kawasan Menteng, sehingga proyek tersebut menjadi elite. Sedangkan seperti pengembang setingkat kelas dua seperti Mutiara Group, membangun proyek yang berlokasi di Mas Mansyur, meskipun Mutiara Group adalah pengembang yang telah melahirkan properti – properti mewah akan tetapi kalangan atas sangat berat untuk membeli produknya. Hendra, menjelaskan bahwa dengan melihat contoh diatas dapat dipastikan betapa pentingnya sebuah lokasi karena sangat mempengaruhi konsumen kelas atas untuk berinvestasi membeli produk properti.

-   Lokasi yang kedua adalah tetangga atau lingkungan sekitar. Pada umumnya pembeli dari kalangan atas dalam membeli properti premium akan bertanya mengenai lingkungan sekitar seperti,  tetangga kanan-kiri, depan-belakang. Hendra, memberikan sebuah contoh apartemen di kawasan Pondok Indah, apartemen Keraton at The Plaza di kawasan CBD Thamrin, apartemen Pacific Place di kawasan CBD Sudirman, dan apartemen Dharmawangsa di kawasan Kebayoran Baru, apartemen – apartemen tersebut mempunyai lokasi lingkungan yang sangat  mendukung. Beda halnya jika di bandingkan dengan apartemen di kawasan Semanggi,  koridor Kasablanka-Mas Mansyur, dan di Rasuna Epicentrum. Para pengembang apartemen mewah  harus berusaha sekuat mungkin untuk menjadikan kawasan sekitar sama elitenya dengan produknya yang mereka tawarkan.

-    Lokasi yang ketiga, aksesibilitas, maksudnya menentukan lokasi yang mudah diakses dari berbagai penjuru, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan kenyaman konsumen, jika pengembang memperhatikan L yang ke 3 ini pastilah konsumen dari kalangan atas akan datang dan membeli produk properti yang ditawarkan pengembang. Contohnya, di kawasan Senopati yang sangat strategis dan jaraknya pun tidak jauh dari Sudirman CBD, lokasi ini sangat diperebutkan oleh para pengembang untuk membangun apartemen mewah. Dan faktanya, memang apartemen di kawasan itu sangat laku, meskipun tidak sedikit  yang meragukan kualitas dan tingkat kemewahan yang ditawarkan.

Hendra menilai,  pasar properti di Indonesia sangat menarik karena produk apartemen termahal dan termurah pasti diminati konsumen. Pasar properti sudah memiliki kelasnya masing-masing, misalnya untuk apartemen termurah pembelinya sudah jelas dari kalangan end user dan kalangan investor yang memburu rente, sedangkan untuk apartemen mahal juga pembelinya sudah jelas dan pasti diburu karena menyangkut prestise dan pasokannya juga sangat terbatas. Dengan demikian setinggi apapun harga suatu apartemen pasti akan di buru oleh kalangan jetset Indonesia dan mereka berlomba untuk membeli dan memiliki produk properti yang ditawarkan pengembang.

Untuk informasi, bahwa saat ini pasar properti Indonesia di penuhi oleh apartemen mewah dengan harga kisaran mulai dari Rp 40 juta sampai Rp 60 juta per meter persegi, harga ini belum termasuk PPNBM. PPnBM adalah Barang Kena Pajak yang termasuk dalam kategori barang mewah, yang diatur oleh undang-undang.

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita