254 Senin, 08 Desember 2014 | 12:38:24

Pertumbuhan Properti Bakal Anjlok di Tahun 2015

Pertumbuhan Properti Bakal Anjlok di Tahun 2015okezone

Diperkirakan pada tahun 2015 pertumbuhan properti akan mengalami titik terendah , hal ini disebabkan karena naiknya harga bahan bakar minyak dan kenaikkan tarif dasar listrik. Kenaikkan ini dianggap menghambat dan membebani ongkos produksi para investor ataupun para pengembang, serta dapat menurunkan daya beli masyarakat, hal tersebut seperti yang di ungkapkan  Ali Tranghada, seorang pengamat properti, Rabu (3/12/2014) pada Economy Outlook 2015 di Jakarta.

Menurut Ali, titik terendah properti ada di tahun 2015, penuruan tersebut diakibatkan karena adanya kenaikan BBM, sehingga menyebabkan penurunan pertumbuhan properti secara signifikan .

Pada tahun 2013 sampai tahun 2014 penjualan properti telah mengalami penurunan hingga 70 persen, dan jika di lihat dari presentasi tingkat penurunan itu, Ali mengatakan besar kemungkinan penjualan properti pada akhir tahun ini tidak akan setinggi tahun sebelumnya bahkan akan mengalami penurunan penjualan berkisar 25 persen hingga 30 persen.

Pemerintah tengah mengupayakan pembangunan properti yang lebih berstuktur, dengan demikian pembangunan infrastruktur yang telah menjadi komitmen pemerintah tersebut dapat meningkatkan daya tarik properti, serta dapat memperbaiki pertumbuhan properti tersebut. Hal inilah yang membuat Ali masih memandang optimis pasar properti ditahun depan.

Jimmy Dimas Wahyu, seorang pengamat pasar modal, memberikan pandangan yang berbeda mengenai pertumbuhan properti , beliau sangat optimis bahwa ditahun 2015, pasar properti justru akan mengalami gejala kenaikkan atau bullish ditahun tersebut.

Menurut Jimmy, pasar properti ditahun 2015 akan menunjukkan gejala kenaikkan atau bullish, jika memperhatikan beberapa strategi. Dalam investasi properti ada strategi yang harus diperhatikan , yaitu mengenai tempat, cara pandang  properti sebagai investasi jangka panjang, menerapkan strategi pasif (passive strategy), memastikan Produk bagus, Reputasi, Engangement dan Performance (P.R.E.P), serta bertanyalah kepada para  ahli, broker, konsultan, dan pemasar.

Sumber: kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita