265 Sabtu, 06 Desember 2014 | 12:27:37

Harga Tanah Melejit!!! Ini Dia Penyebabnya!

Harga Tanah Melejit!!! Ini Dia Penyebabnya!sindonews

Belakangan ini harga tanah melonjak dratis. Kenaikan harga tanah tidak hanya di kawasan Jadebotabek tetapi juga sampai ke luar daerah. Kenaikannya bisa mencapai hapir 100% pertahun.
Seperti di kawasan Kuala Namu, Deli Serdang, Sumetera Utara mengalami kenaikan hampir 500%. Harga tanah didaerah tersebut pada tahun 2013 Rp 1 juta per meter namun saat ini naik menjadi Rp 5 Juta per meter persegi.

Harga tanah pada tiga tahun yang lalu di daerah Cisauk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebesar Rp 200.000 per meter persegi namun ketika raksasa properti datang untuk membangun di kawasan tersebut seperti,  Sinar Mas Land , harga tanah di daerah tersebut melambung menjadi Rp 3 juta per meter persegi.
Kawasan Cisauk yang menjadi salah satu wilayah yang di kembangkan oleh pengembang BSD City milik Sinar Mas Land Group saat ini kenaikannya sudah menyentuh di harga Rp 11 juta sampai Rp 16 juta per meter persegi.

Ada empat yang disebutkan oleh Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), Bernardus Djonoputro, mengenai penyebab dari melambungnya harga tanah selama 10 tahun belakangan ini.

Pertama, adanya penguasaan tanah oleh pemodal (pengembang), investor ataupun kumpulan pemilik modal. Para pengembang membeli tanah atau lahan dalam skala besar hingga ribuan hektar kemudian di bangun dan di jual kembali.

Kedua, tingginya biaya pengurusan akan lahan seperti biaya registrasi , sertifikasi sampai biaya perizinan pengembangan.

Ketiga, Biaya perolehan lahan sangat tinggi, hal ini disebabkan langkanya akses dan infrastruktur yang berkualitas mengenai tanah yang akan dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempat usaha.

Keempat, administrasi dan manajemen pertanahan (land register dan land management) tidak tersusun dengan rapi.

Dalam hal ini pemerintah harus secara serius dalam mengatasi harga lahan yang gila-gilaan, yaitu dengan melakukan agenda reformasi pertanahan (land reform) dan melakukan pendataan manajemen tanah.

Pemerintah juga harus menargetkan dimana reformasi pertanahan akan menjamin ketersediaaan lahan yang cukup, reformasi tersebut juga harus disertai dengan perencanaan tata ruang dan tata guna lahan. Hal ini demi tercapainya sasaran negara demi pemerataan kemakmuran dan perekonomian serta ketahanan pangan sekaligus pertahanan dan keamanan negara.

Sumber: kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita