169 Selasa, 18 November 2014 | 18:06:07

Kenaikan properti akan dirasakan pada tahun depan

Kenaikan properti akan dirasakan pada tahun depanIlustrasi

Harga Bahan Bakar Minyak resmi dinaikkan tepat pukul 00.00 tadi (18.11). Kenaikan harga sebanyak Rp 2.000 dipastikan berdampak kepada berbagai sektoral termasuk properti. Walaupun tidak secara langsung, kenaikan berdampak pada transportasi dan harga bahan bangunan otomatis akan berimbas juga kepada kenaikan harga properti.

Pengamat properti dari organisasi Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda memperkirakan kenaikan harga bbm akan berdampak kepada kenaikan harga bahan bangunan sekitar 7-12 persen. Namun karena ada efek psikologis kemungkinan bisa lebih tinggi lagi, jadi 15-20 persen.

Selain konsumen yang merasakan dampak kenaikan harga BBM tersebut, pengembang juga ikut merasakan. Terutama pengembang yang baru akan memulai pembangunan proyek perumahan.

Kenaikan harga rumah ini akan terealisasi pada awal tahun depan, alasannya pengembang tidak akan serta merta langsung menaikkan harganya sampai akhir tahun ini.

Kenaikan harga properti juga akan berlaku untuk apartemen supermewah. Rata-rata kenaikan properti akan berkisar antara lima hingga delapan persen, termasuk juga untuk properti yang paling mewah.

Properti masih prospektif
Sedangkan dari pengembang properti Ciputra Group, Founder and Chairman Ciputra, Ciputra yakin sektor properti tetap akan terus menguat walaupun adanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Menurutnya sektor properti terus berkembang menjadi lokomotif untuk menggandeng perekonomian Indonesia.

Hal itu dibuktikan dengan pencapaian perusahaannya dengan kinerja yang baik. Ciputra optimis akan mampu mencapai target pertumbuhan hingga 7 persen pada tahun ketiga pemerintahan Jokowi-JK. Sampai tahun ini saja kenaikan properti Ciputra mencapai 10-15 persen, tahun depan kemungkinan bisa mencapai 30 persen.


Sumber : detik, kompas, okezone
 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita