367 Kamis, 30 Oktober 2014 | 15:12:13

Harga Rumah Menengah-Bawah Melejit Akibat Spekulan

Harga Rumah Menengah-Bawah Melejit Akibat Spekulantipe rumah menengah

Dengan melambatnya pertumbuhan pada properti tipe besar, menjadikan para spekulan dan praktisi properti mengincar tipe menengah. Ada indikasi dari para spekulan untuk "menggoreng" harga properti di tingkat menengah.

Bank Indonesia mencatat bahwa harga properti di golongan besar atau diatas 70 m2 pergerakannya cenderung melambat sampai kuartal III 2014 ini. BI menaksir pertumbuhan harga properti besar hanya naik sekitar 3,96 persen.

Sedangkan dari golongan menengah kebawah pergerakan harga properti terus meningkat. Indikasi ini diperkirakan oleh BI akibat dari permainan para spekulan properti. Dengan masuknya spekulan ke golongan rumah 70 m2 kebawah akibatnya permintaanpun melonjak.

Demikian juga dikatakan oleh pengamat properti dari Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda. Harga rumah diatas Rp 500 juta (nilai rumah menengah di kota-kota besar) sedang diincar oleh para spekulan. Contohnya rumah ukuran 50 m2 di kawasan Sawangan, Depok dipatok hingga seharga Rp 1 miliar - Rp 1,5 miliar.

Pihak Perbankan mencoba mengatasi permainan para spekulan tersebut dengan memperbanyak kredit rumah untuk kelas menengah ke bawah. Seperti yang direncanakan oleh Bank Mandiri pada tahun depan. Mereka akan masuk kesegmen pasar rumah menengah-bawah, yaitu tipe dibawah 70m2. Mandiri berharap agar pertumbuhan KPR bisa tercapai sebesar 1-5 persen.

Dari Bank Tabungan Negara (BTN), Direktur Utama Maryono menilai kredit rumah menengah-bawah akan menyumbang 50 persen terhadap total kredit BTN pada 2015. Pada tahun ini tipe rumah menengah bawah memiliki kontribusi sebesar 45 persen.

Sedangkan dari Bank Internasional Indonesia membidik hunian yang lebih kecil untuk menyiasati aturan loan to value (LTV). Lani Darmawan, Direktur Ritel BII mengatakan BII akan masuk ke KPR senilai Rp 350 juta. Saat ini rata-rata nilai KPR BII minimal Rp 800 juta.

Sumber : Tribunnews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita