179 Selasa, 28 Oktober 2014 | 12:14:03

KemenPU-Pera Tidak fokus ke Perumahan Rakyat

KemenPU-Pera Tidak fokus ke Perumahan Rakyatwartaekonomi

Peleburan Kementrian Pekerjaan Umum dan Kementrian Perumahan Rakyat membuat beberapa pengamat dan praktisi properti kecewa. Sebabnya masih banyak pekerjaan rumah dari Kemenpera yang seharusnya didahulukan dikhawatirkan menjadi dinomorduakan. Namun ternyata Menteri Basuki Hadimuljono memiliki pandangan lain terkait hal ini.

Dalam keterangannya, Basuki menjelaskan kedudukan Kementrian Pekerjaan Umum adalah mencakup bidang Sumber Daya Air Pengairan, Bina Marga dan Cipta Karya. Dengan dileburnya dua kementrian tersebut, Basuki berharap tidak akan ada masalah mendasar. Sebab sektor perumahan rakyat itu berada di dalam Cipta Karya, sehingga dengan penggabungan tersebut diharapkan tercipta efisiensi dan efektivitas kerja di depan. Bahkan logo yang digunakan untuk KemenPU-Pera ini akan tetap memakai logo Kementrian Pekerjaan Umum yang sebelumnya.

Basuki juga menjelaskan tentang visi misi pemerintahan untuk mengedepankan sektor maritim Indonesia. Karena itu, kementriannya ditargetkan dalam tiga tahun kedepan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Dengan kedaulatan pangan tersebut, Indonesia diharapkan tidak lagi mengimpor pangan.

Implementasinya adalah membangun 25 waduk dengan saluran irigasi sekunder hingga tersier. Kemudian melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti kementrian pertanian.

Sedangkan untuk sektor perumahan rakyat, Basuki menjelaskan bahwa perumahan rakyat akan diakomodir dalam satu direktorat Jenderal. Dengan anggaran yang cukup besar senilai Rp 5 triliun di tahun 2015, Basuki menilai Perumahan rakyat cukup menjalankan program renstra (rencana Strategis) yang sudah ada sebelumnya.

Rencana strategis tersebut seperti pengajuan RUU Tapera, Tabungan Perumahan Rakyat ke DPR.

Ia optimis jika RUU Tapera disetujui, maka rumah baru rakyat akan bisa direalisasikan sebanyak 500 ribu unit per tahunnya. Baik swadaya, formal maupun melalui FLPP.

Sumber : antara, okezone, merdeka

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita