157 Senin, 27 Oktober 2014 | 11:34:51

Respon Pengembang dan pengamat atas terpilihnya Menpera-PU

Respon Pengembang dan pengamat atas terpilihnya Menpera-PUistimewa

Setelah ditunggu beberapa waktu, susunan kabinet Jokowi diumumkan pada hari minggu (26/10). Beberapa susunan kabinet juga banyak yang mengalami perubahan-perubahan, seperti Kementrian PU dan Kementrian Perumahan Rakyat digabungkan menjadi satu kementrian menjadi Kementrian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum. Dan dipimpin oleh Menteri Basuki Hadimuljono.

Pengembang dan praktisi properti merespon positif akan hadirnya sosok Basuki Hadimuljono sebagai Menteri PU dan Perumahan Rakyat. Wakil Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Indra Wijaya mengharapkan menteri bisa menyelesaikan pekerjaan rumah untuk pengentasan backlog (kekurangan) rumah dan diharapkan membuat terobosan dan penyegaran regulasi.

Indra menginginkan Menpera-PU ini bisa memberikan kemudahan properti untuk asing. Apalagi tahun depan akan digelar Masyarakat Ekonomi ASEAN, sehingga bisa memberikan regulasi ramah investasi.

Dari DPP REI, Ketua Umum Eddy Hussy juga menyembut baik terpilihnya Basuki. Eddy sebenarnya menginginkan Kemenpera bisa berdiri sendiri, namun asalkan defisit rumah bisa terselesaikan, penggabungan tidak ada masalah.

Berbeda dari beberapa praktisi diatas, pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Trenghanda menyayangkan penggabungan bidang perumahan rakyat dan Pekerjaan Umum. Menurutnya, dengan penggabungan tersebut, pemerintah belum memperlihatkan pemahaman mengenai pentingnya perumahan rakyat dipisahkan dengan kementrian lain. Ali khawatir penanganan perumahan rakyat menjadi tidak fokus, padahal perumahan sedang dalam kondisi yang kritis saat ini.

Basuki Hadimuljono
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyebut Basuki Hadimuljono sebagai profesional dan pakar di bidangnya.

"Pak Basuki merupakan sosok yang sesuai untuk menempati pos Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," ujar Jokowi tentang pria kelahiran 5 November 1954 ini.

Basuki meraih gelar Sarjana (S1) Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan memperoleh gelar Magister (S2) serta Doktor (S3) Teknik Sipil dari Colorado State University, Amerika Serikat.

Rekam jejaknya di Kementerian Pekerjaan Umum, terhitung panjang. Basuki sempat menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005–2007, sebelum menempati posisi sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007–2013.

Sejak 2013 dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum hingga ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sumber : Kompas, Kaskus, IPW

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita