340 Senin, 29 September 2014 | 12:45:01

Konsep Green rumus ampuh Penjualan Properti

Konsep Green rumus ampuh Penjualan Propertimarketplus

Kesadaran masyarakat akan perawatan lingkungan mempengaruhi perilaku mereka terhadap bisnis. Pasar akan antusias dengan berbagai hal yang bisa memberikan kesehatan lingkungan, penghematan dan semua yang berhubungan dengan pembangunan hijau. Termasuk juga dalam pengembangan properti yang hijau, konsep pembangunan "green" akan memberikan efek jual yang tinggi juga.

Hal ini diyakinkan oleh Presdir PT Graha Buana Cikarang, Sutedja Sidarta Darmono di Jakarta, Minggu (28/09). Sutedja mengatakan konsep pembangunan eco-friendly dibutuhkan dan diminati oleh pasar saat ini. Dengan demikian pengembang harus dapat memenuhinya. Dengan membangun properti seperti ini, efektif sekali dalam membantu penjualan.

Demikian juga yang diakui oleh CEO Cenas Group, Darta Chandra. Konsep Green Development merupakan isu yang bisa menarik segmen pasar, terutama dari orang asing atau perusahaan multinasional. Sebabnya mereka kritis dan aware terhadap upaya-upaya pelestarian lingkungan.

Cenas Group membuktikannya dengan konsep perumahan Grand Matoa yang mengadopsi konsep green development. Kompleks perumahan tersebut dibangun diatas lahan 10 hektar, dengan harga yang cukup tinggi, yakini Rp 1 miliar keatas, mampu menjual unitnya hingga 90 persen.

Graha buana Cikarang membangun konsep green pada D'Khayangan dan Ruko East Park. Sutedja mengatakan penjualannya cukup memuaskan. D'Khayangan adalah hunian senior yang dilengkapi dengan taman untuk bercocok tanam, selain itu terdapat lapangan golf yang green dan asri.

Demikian juga Neo Djava, suatu klaster dengan jogging track, taman dan club house. NeoDjava yang dijual dengan harga Rp 600 jutaan mampu menjual seluruh 44 unitnya.

Sumber : Kompas, Tribunnews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita