463 Selasa, 16 September 2014 | 16:21:21

Hunian Vertikal Akan Merambah Kota Yogyakarta

Hunian Vertikal Akan Merambah Kota Yogyakartaokezone

Berbagai riset terus dilakukan oleh pemerintah kota (pemkot) Yogyakarta, demi merampungkan rencana pembangunan tempat tinggal vertikal, yang merupakan salah satu jalan keluar untuk memberikan sarana perumahan layak huni bagi masyarakat.

“Hunian vertikal, seperti rumah susun dapat menjadi solusi untuk menangani problematika kawasan kumuh perkotaan. Tempat tinggal dapat diubah menjadi rumah susun yang sehat dan layak huni,” ucap Haryadi Suyuti, Walikota Yogyakarta , Minggu (14/9/2014)

Pemerintah akan melakukan pembinaan lahan, terutama tanah yang dianggap berbahaya seperti daerah bantaran sungai yang sangat ramai dimukimi warga saat ini.

Tidak hanya memindahkan warga ke hunian vertikal, namun pemerintah juga akan menerapkan pemberdayaan dengan lebih memperhatikan kesehatan lingkungan, pendidikan dan ekonomi.

Haryadi juga mengungkapkan, selain pembinaan lahan pemerintah daerah kini sedang menyusun peraturan walikota terpaut hunian vertikal. Sampai saat ini, aturan tentang hunian vertikal belum dimiliki oleh pemkot Yogyakarta.

“Harga tanah yang semakin mahal serta tanah yang tersedia semakin sedikit di kota ini, menjadikan hunian vertikal sebagai salah satu solusi terbaik bagi Yogyakarta,” ungkapnya.

Pendataan rumah tidak layak huni yang tengah dikerjakan oleh pemerintah kota, merupakan langkah prima pemerintah dalam rangka penataan hunian di kota Yogyakarta, ungkap Edy Muhamad selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Yogyakarta, menjelaskan.

Edi juga mengatakan bahwa pencatatan tempat tinggal tidak laik huni tersebut, akan diiringi dengan analisa daerah kumuh perkotaan.

"Selain pencatatan pada rumah tidaklaik huni, kami juga mendata kondisi pembangunan di kawasan tersebut,” ucapnya.

Hasil dari analisa itu, akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk memutuskan lokasi dan konsep hunian vertikal, lanjut Edy.

"Hal lain yang tentunya menjadi pertimbangan kami seperti kemanfaatan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, hingga taman atau ruang hijau terbuka untuk umum," Ucapnya sambil berharap analisa tersebut akan segera selesai.

Sumber : beritasatu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

Pencarian Berita