183 Jum'at, 29 Agustus 2014 | 16:15:21

Prospek Kondotel: Minat Investor di Bali Masih Tinggi

Prospek Kondotel: Minat Investor di Bali Masih Tinggimahensa

Bali dianggap tidak hanya sebagai surga wisata bagi turis, namun juga sudah menjadi surga bagi para investor kondominium hotel atau kondotel. Para investor masih sangat gencar untuk menanamkan investasinya di Pulau Dewata tersebut. Ratdi Gunawan yang merupakan General Manager Marketing Grand Orange Pandawa Beach Bali, mengatakan bahwa bisnis sewa hotel di Bali sangat menguntungkan. Hal tersebut disebabkan karena target pasarnya sangat besar yaitu mencakup para pengunjung luar negeri maupun domestik.

Ratdi menilai, bila target pasarnya besar, maka akan membuat tingkat okupansi hotel yang tinggi. Bila okupansi hotel tinggi, maka juga akan menghasilkan room rate yang tinggi pula.

“Akhirnya itu akan menghasilkan ROI (return on investment) yang besar,” jelasnya pada sebuah keterangan pers, Jumat (29/8/2014).

Dia menerangkan bahwa semakin besar ROI yang didapat dari pendapatan sewa hotel tersebut, maka akan semakin cepat pengembalian modal dari investasi hotel tersebut (break even point/BEP), belum termasuk capital gain setiap tahun.

Ratdi menganggap, mencari tanah dengan sertifikat hak milik di Bali saat ini sudah sangat sulit dilakukan. Meskipun ada, harganya sudah terlalu tinggi.

“Kenaikan harga tanah hak milik di Bali di atas 100% per tahun. Saat ini, banyak kondotel dipasarkan dengan sertifikat hak pakai 30 tahun saja. Setelah 30 tahun, kepemilikan berakhir pula,” ujarnya.

Untuk informasi, Grand Orange Condotel Pandawa Beach Bali dipasarkan dengan harga Rp 975 juta, sertifikat hak milik, dan angsuran 48x tanpa bunga dengan jumlah unit yang sangat terbatas.

“Saat ini penjualan kami sudah mencapai 80%,” paparnya.

 

 

Sumber: bisnis

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita