385 Senin, 25 Agustus 2014 | 11:47:49

REI Jateng, setiap rumah tangga baru harus memiliki rumah

REI Jateng, setiap rumah tangga baru harus memiliki rumahPerumahan sederhana

Pemerintahan yang baru sudah ditentukan dalam Pemilu dan dalam sidang dituntut untuk menjalankan solusi-solusi atas masalah atau perubahan di masa yang akan datang. Banyak hal yang harus dibenahi, terutama terkait dalam perumahan. Ali Tranghanda, Diretour Property Watch mengatakan pemerintah harusnya memiliki rencana atau blue print tetang perumahan yang jelas.

Hal ini diserukan juga dari DPD Real Estate Indonesia bahwa agar pemerinta agar lebih memperhatikan lagi sektor perumahan rakyat. Apalagi pemerintah, pertengahan tahun 2015 akan menghentikan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah tapak.

Untuk itu, DPD REI Jawa tengah mengusulkan agar pemerintahan baru untuk mensubsidikan perumahan rakyat minimal 2% tiap tahun dari APBN. Namun subsidi 2 persen tersebut harus juga didukung ketegasan dari pemerintah untuk  setiap Kepala Keluarga harus memiliki rumah baru.

Dewan penasehat DPD REI Jawa Tengah Sudjadi mengatakan bahwa kekurangan Backlog 15 juta unit rumah dikarenakan regulasi yang kurang tegas dari pemerintah. Berbeda dengan negara tetangga yang mewajibkan memiliki rumah. Di Malaysia saja, setiap rumah tangga baru diwajibkan memiliki rumah baru, entah itu sewa atau di rusunawa.

Sedangkan angka backlog di Indonesia sebagian besar berasal dari kelompok nelayan, petani dan buruh kelompok yang menurut Sudjadi kurang mendapat perhatian mengenai subsidi rumah. Selain itu, kemampuan menyediakan rumah di Indonesia setiap tahunnya tidak mencapai kebutuhan.

Sumber : solopos





📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita