218 Jum'at, 25 Juli 2014 | 10:51:23

NTT Butuh Ribuan Rumah Murah

NTT Butuh Ribuan Rumah Murahtribunnews

NTT atau Nusa Tenggara Timur memerlukan rumah murah baru sebanyak 7.000 unit. Kebutuhan itu berasal dari tujuh kabupaten baru yaitu, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Bobby Lianto selaku Ketua DPD REI Nusa Tenggara Timur menyebutkan bahwa kebutuhan rumah baru itu cuma berasal dari pasar pegawai negeri sipil atau PNS. Mereka adalah yang bekerja di kantor-kantor kabupaten baru tersebut.

"Sementara, bila digabungkan dengan kota dan kabupaten Kupang, serta kebutuhan pasar rumah secara umum, maka jumlah total kebutuhan rumah murah baru bisa mencapai sekitar 10.000 hingga 12.000 unit," ucap Bobby pada Kompas.com, Kamis (24/7/2014).

Bobby melanjutkan, sayangnya kebutuhan rumah tersebut tidak akan terpenuhi. Hal ini dikarenakan para pengembang di NTT hanya sanggup membangun 2.000 unit rumah per tahun. Dan terbatasnya modal para pengembang seraya ditutupnya sumber KPR Inden.

"Ketimpangan pasokan masih akan terus berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. Terlebih jika Pemerintah benar-benar mencabut subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2015 mendatang. Produksi rumah akan semakin terbatas," papar Bobby.

Seperti yang diumumkan, Kementerian Perumahan Rakyat atau Kemenpera akan menghentikan penyaluran bantuan KPR pengguna skema FLPP rumah tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR pada Maret 2015 nanti. Sebagai subtitusi, Kemenpera akan menyalurkan KPR FLPP untuk Rumah Susun sehingga dapat mendukung pembangunan hunian vertikal untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia.

Tetapi, menurut Bobby, rumah murah (landed houses) masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat NTT. Selain karena faktor budaya hidup di rumah tapak lebih guyub, juga faktor lahan yang masih sangat luas. "Jadi, subsidi masih sangat kami butuhkan di sini. Subsidi sangat membantu daya beli MBR untuk mendapatkan hunian murah dan layak tinggal," ujar Bobby.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita