72 Jum'at, 18 Juli 2014 | 12:17:39

Sektor Properti Melemah di 2014

Sektor Properti Melemah di 2014Kompas

Pemilu atau pemilihan umum presiden bukanlah satu-satunya penyebab sekor properti di Indonesia mengalami perlambatan. Berdasarkan pernyataan dari Managing Director Corporate Strategy and Service Sinar Mas Land Ishak Chandra, sampai tahun depan, sektor properti di negara kita memang tengah mengalami penurunan. Setelah peluncuran kompetisi Sinar Mas Land Writing and Photo Contest 2014 dan acara buka puasa bersama, Kamis (17/7/14), ia mengungkapkan, "Kita belum ada rencana untuk menyambut hasil Pilpres. Pasti akan lihat keadaan. Tapi, yang pasti, Sinar Mas Land akan terus membangun setelah pemilu."

Keadaan sektor properti Indonesia saat ini lebih lemah bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Walaupun tetap terjadi pertumbuhan, tetapi tidak signifikan seperti satu atau dua tahun lalu. Hal tersebut bisa dilihat dari masih tingginya volume penjualan.

"Kalau dibandingkan tahun lalu, tahun ini tidak terlalu bagus. Growing-nya ada, tapi tidak setinggi tahun lalu. Tahun ini sampai tahun depan ada beberapa hal yang membuat growth index-nya lebih stagnan," tutur Ishak.

Ishak mengatakan bahwa perlambatan yang terjadi merupakan hal yang alami dikarenakan siklus properti. Tanpa adanya pemilihan umum presiden sekalipun, kondisi sektor properti Indonesia memang akan melambat tahun ini sampai tahun depan. Tetapi, saat ini setidaknya ada tiga penyebab melambatkan sektor property, yaitu siklus properti, pemilu presiden, dan kebijakan Bank Indonesia mengenai loan to value (LTV).

"Salah satu adalah property cycle. Mau ada pemilu, tidak ada pemilu, siklus properti tahun 2014-2015 itu memang lagi di bawah. 2015 akhir baru akan naik lagi. Kedua adalah pemilu. Setiap ada pemilu, pasti turun. Yang ketiga, dengan adanya LTV, loan to value. Itu akan membuat semuanya jadi nambah, bertumpuk masalahnya," tandas Ishak.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita