304 Kamis, 17 Juli 2014 | 13:52:15

Alasan Bisnis Kondotel di Bali Sangat Menarik

Alasan Bisnis Kondotel di Bali Sangat Menarikdinomarket

Sejalan dengan kenaikan harga tanah di Bali, tren harga kondotel juga meningkat. Per Juni 2014, kenaikan harga sebesar 25,3 persen menjadi rerata Rp 37 juta per meter persegi. Berdasarkan riset Cushman and Wakefield Indonesia, peningkatan harga  tersebut lebih besar dibandingkan kenaikan rerata selama tiga tahun belakangan yang tercatat sebesar 12,4 persen.

"Kenaikan harga itulah yang memicu pertumbuhan pembangunan hotel di Bali demikian pesat. Hingga Juni 2014 terdapat 5.000 unit kondotel dari proyek eksisting dan 8.000 kamar dari proyek yang direncanakan," ungkap Senior Associate Director Head of Research and Consultancy Cushman & Wakefield Indonesia, Arief N Rahardjo, Rabu (16/7/2014).

Jumlah kunjungan wisatawan asing dan domestik yang merupakan pasar tujuan pemilik kondotel juga menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara saja pada dua bulan pertama 2014 tercatat 555.052 orang atau naik 16,9 persen dari periode yang sama tahun lalu yaitu 474.803 orang.

Data terbaru menyatakan, jumlah turis asing pada Februari 2014 tercatat mengalami kenaikan 14,03 persen menjadi 275.795 orang dari Februari 2013 yang berjumlah 241.868 orang.

Menurut Arif, para turis sudah tentu membutuhkan fasilitas akomodasi representatif. Dengan begitu, tidak heran bila banyak pengembang berkompetisi untuk membangun kondotel di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Seminyak, Legian, Kuta, Pecatu, Ungasa, Benoa, dan Denpasar.

Cushman and Wakefield Indonesia mencatat, hingga kuartal kedua 2014 jumlah pasokan fasilitas akomodasi atau penginapan jenis kondotel dan hotel sekitar 30.000 kamar. Jumlah tersebut dipastikan bertambah menjadi 35.000 kamar pada akhir 2015 dengan komposisi bintang 4 dan 5 lebih dominan.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita