422 Rabu, 16 Juli 2014 | 14:46:20

Dua Patokan Harga Rumah Sederhana Untuk MBR

Dua Patokan Harga Rumah Sederhana Untuk MBRblog.rumah

Akibat dari melibatkan lebih dari satu kementerian dalam pembangunan rumah sederhana untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) adalah adanya kebijakan berbeda. Contohnya tentang patokan harga. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mematok harga rumah bersubsidi sesuai kemahalan pada kabupaten dan provinsi. Untuk wilayah Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi atau Bodetabek, patokan harganya mulai Rp 129 juta – Rp 135 juta.

Sedangkan Kementerian Keuangan yang berhak memberi pembebasan atau subsidi PPN (Pajak Pertambahan Nilai) rumah sederhana mematok harga yang berbeda. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 113/PMK.03/2014, di Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) rumah yang mendapat pembebasan PPN harganya ditetapkan maksimal Rp120 juta dan tertinggi di Papua sebesar Rp165 juta.

Kalangan pengembang menghadapi patokan harga ini secara fleksibel dengan mengikuti kedua-duanya. Bila ingin mendapatkan pembebasan PPN, pengembang mengikuti patokan PMK namun jika tidak ingin mendapatkan pembebasan PPN pengembang mengikuti patokan Kemenpera. “Sekalipun tidak ada pembebasan PPN konsumen tetap bisa mendapatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan bunga KPR 7,25 persen,” ucap Eddy Hussy, Ketua Umum REI, pada acara berbuka puasa bersama kalangan media di Jakarta, Senin (14/7).

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartono mengatakan, untuk mengatasi masalah ini pengembang memiliki cara tersendiri dengan pola pengingkatan mutu. Harga yang terdapat dalam AJB (Akte Jual Beli) diselaraskan patokan PMK sehingga mendapat pembebasan PPN. Kelebihan harganya merupakan harga peningkat mutu.

“Selama harga yang tercantum di akte jual beli (AJB) sesuai dengan patokan PMK dan Kemenpera, konsumen berhak mendapatkan pembebasan PPN dan skim FLPP. Jadi kelebihan dari patokan PMK harus dibayar langsung oleh konsumen ke pengembang,” katanya.

 

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita