165 Selasa, 08 Juli 2014 | 12:07:12

Perumahan Tumbuh Pesat di Area Stasiun, KAI Tambah Kereta

Perumahan Tumbuh Pesat di Area Stasiun, KAI Tambah Keretakereta-api

PT. KAI harus memusatkan perhatian pada masalah menjamurnya perumahan di sekitar stasiun karena hal ini dapat mengganggu kenyamanan para penumpang kereta api yang semakin hari semakin bertambah banyak. Penambahan penumpang yang signifikan dapat dirasakan pada waktu berangkat dan pulang kantor. Kondisi seperti ini diprediksi akan semakin parah mengingat pembangunan perumahan di area stasiun kereta sangat merajalela, khusunya jalur Depok – Bogor dan Bintaro – Serpong yang memiliki pengambangan yang padat.

Menurut Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi  (Daop) 1 Jakarta, Agus, PT. KAI tidak punya pilihan selain menigkatkan kesiapan dan kapasitas penumpang untuk mengatasi lonjakan pemumpang yang telampau signifikan. “Antisipasi yang kita lakukan antara lain perluasan stasiun dan menambah slot rangkaian kapasitas lintas. Saat ini slot-slot itu belum terisi semua tapi nanti ketika ada penambahan unit atau rankaian kereta, bisa tinggal masuk karena sudah kita siapkan,” tegasnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (7/7/14).

Agus mengatakan, perumahan-perumahan sakala besar yang berapa di area stasiun harus nya memberikan kontribusi dengan cara meningkatkan kapasitas stasiun, misalnya dengan membangun satasiun baru atau memperluas stasiun yang ada. Walaupun secara teknis hal ini akan melibatkan institusi pemerintah dan daerah, tetapi hal ini diprediksi ampuh untuk mengantisipasi perkembangan. Hingga saat ini, PT. KAI sudah melakukan MOU dengan PT Jaya Real Propertu, pengembang Bintaro Jaya dan BSD City untuk mengembangkan stasiun di dekat perumahan mereka.

Saat ini jumlah penumpang kereta api commuter line Jabodetabek sebanyak 650 ribu orang per hari, penumpang tersebut  diangkut  689 rangkaian kereta. “Ketimbang macet di jalan, sekarang kereta api sudah menjadi pilihan banyak orang, karena itu perluasan stasiun menjadi hal mutlak yang harus segera dilakukan selain penambahan rangakaian kereta,” terang Agus.

Ongkos yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan orang mimilih kereta api. KAI menerapkan tarif progresif, setiap tiga stasiun ongkosnya naik Rp500. Penumpang yang naik dari Tanah Abang, Jakarta Pusat, turun di Stasiun Pondok Ranji, Bintaro, hanya membayar Rp3 ribu.

 

 

Sumber: housing-estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita