355 Rabu, 02 Juli 2014 | 10:16:43

Asing boleh memiliki properti Indonesia, Asal..

Asing boleh memiliki properti Indonesia, Asal..Para Capres 2014 - lensaIndonesia

Ditengah hiruk pikuk pemilu, tekanan moneter, Indonesia harus memiliki kesiapan mental dan strategi untuk menghadapi Pasar bebas di tahun 2015 mendatang. Khususnya sektor properti mengenai status kepemilikan properti oleh asing.

Hal ini merupakan pekerjaan rumah juga yang harus dikerjakan oleh pemerintah yang nanti terpilih, setidaknya memiliki pandangannya mengenai status kepemilikan properti oleh asing. Baca : (MEA akan menghilangkan batas dan ketentuan Properti)


Dari Timses nomor satu Pasangan Prabowo Hatta, Drajat Wibowo setuju dengan hal kepemilikan oleh asing, asal pemerintah memastikan sistem keadilan dan tidak hanya fokus dalam pertumbuhan harga. Visi misi dalam hal ini akan mengamandemen Undang-undang Agraria mengenai kepemilikan lahan di Indonesia.

"Pemerintah tidak bisa melepas begitu saja. Istilahnya adalah capital growth vs equity. Kami membuka kesempatan untuk itu (Kepemilikan asing) melalui pertumbuhan harga. Tapi di sisi lain terdapat juga azas kesamarataan," Kata Drajat di Jakarta.

Sedangkan dari TimSes Nomor dua Jokowi-JK, Enggartiasto Lukita menyatakan hal yang tidak jauh berbeda. Dia mengatakan bahwa orang asing bisa membeli dan memiliki properti di Indonesia dengan catatan pemberian pada batasan luasan dan  batasan harga. Kemudian akan dibuat zonasi untuk properti asing, yang dipisahkan dengan kawasan hunian bagi masyarakat kelas menengah.

Untuk menjaga pertumbuhan harga tanah, Enggar menyebut banyak instrumen yang bisa disiapkannya. Seperti ketentuan asing untuk memiliki kondominium, seperti batasan luasan dan harga. Sebab hal tersebut penting untuk memastikan kebutuhan hunian bagi masyarakat negeri bisa tercapai.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita