259 Senin, 30 Juni 2014 | 14:43:51

Debat Capres tidak mengemukakan Perumahan

Debat Capres tidak mengemukakan Perumahankandidat presiden - Solopos

Debat kampanye Capres/Cawapres telah sampai pada putaran ke empat pada hari minggu kemaren (29/06). Tetapi dalam debat tersebut tidak pernah disinggung mengenai sektor perumahan, padahal sektor ini erat hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat, dan ketahanan negara.

Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Perundang-undangan DPP REI Ignesjz  mengatakan Sejak putaran pertama, tgl 9 Juni 2014, para pasangan Capres Jokowi-JK maupun pasangan Prabowo Hatta dianggap kurang memperhatikan sektor perumahan. Moderator pun tidak mengemukakan hal tersebut kepada kandidat.

Ignesjz mengatakan bahwa REI menunggu program perumahan yang jelas dan terarah dari Jokowi ataupun Prabowo, suatu arahan bagaimana masyarakat Indonesia bisa memperoleh perumahan.

Bahkan Persatuan Real Estate Indonesia memberikan tiga pekerjaan rumah untuk presiden terpilih mendatang di bidang perumahan. Pertama, segera menetapkan Rancangan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (RUU Tapera) menjadi UU dan menjalankannya. Kedua, menyediakan bank tanah. Program ketiga, memperhatikan tata ruang serta mendata pola perumahan dari masyarakat.

Sebab menurutnya sekarang ini belum terkoordinir, dan dari ketiga program strategis tersebut, akan berdampak besar terhadap masa depan sektor perumahan.

Visi misi dari kedua kandidat capres dan cawapres dalam program perumahan dari masing-masing kandidat tertuang dalam buku visi misi masing-masing kandidat.

Dari pasangan nomor urut satu mempunyai program pembangunan 2000 tower rumah susun oleh negara bagi rakyat berpenghasilan rendah. Sedangkan dari nomor urut dua mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 juta hektar, program kampung deret atau rumah susn murah yang disubsidi. (Baca : Kampanye rusun para capres)

Sumber : Liputan6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita