507 Kamis, 26 Juni 2014 | 10:14:50

Tantangan Bisnis Properti 2014

Tantangan Bisnis Properti 2014carikredit

Bisnis Properti Indonesia menjadi salah satu investasi favorit saat ini. Tidak hanya investor dari domestik, tetapi investor asing juga sedang membidik beberapa daerah di Indonesia. Dibalik itu, ada beberapa tantangan juga secara makro yang harus dihadapi oleh para investor ini.

Demikian pula yang disampaikan oleh Direktur Utama BEI, Ito Warsito. Beliau menjelaskan bahwa ada tiga tantangan yang saat ini dihadapi dalam bisnis properti saat ini di Indonesia. Ketiga tantangan itu adalah kebijakan moneter yang ketat dari BI, melemahnya ekonomi domestik dan penyelenggaraan pemilu.

Tantangan pertama, yaitu kebijakan Moneter Bank Indonesia dalam memperketat suku bunga acuan dilakukan untuk menantisipasi laju inflasi pada 2015, selain itu BI juga memperketat fasilitas KPR. Pertama, dengan melarang penggunaan Fasilitas KPR inden untuk rumah kedua. Yang kedua adalah meningkatkan jumlah Uang muka untuk KPR, yakni 30 persen untuk rumah pertama, 40 persen untuk rumah kedua dan uang muka minimal 50 persen untuk rumah ketiga. (Baca : Permintaan KPR turun)

Tantangan kedua adalah pelemahan kondisi perekonomian Indonesia sejak pertengahan 2013 yang lalu. Salah satu indikatornya adalah nilai tukar rupiah yang menembus Rp 12 ribu per US dolar, sehingga investor menahan diri untuk membeli rumah.

Dan tantangan yang terakhir adalah pelaksanaan pemilu di tahun ini. Sebab investor lebih memilih menunggu sampai pemerintahan baru membawa kebijakan-kebijakan baru, sehingga bisa menentukan keputusan yang tepat dalam bisnis perusahaan properti.

Sumber : Tempo

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita