311 Selasa, 17 Juni 2014 | 15:32:41

Sodetan Ciliwung Alami Kendala

Sodetan Ciliwung Alami Kendala

Beberapa proyek terkait banjir kini tengah dikebut oleh Pemprov DKI. Sudah banyak juga yang terealisasi, tapi tak sedikit pula yang pengerjaannya lambat alias molor. Banyak penyebab yang mengakibatkan pekerjaan proyek keselamatan warga tersebut harus ditunda. Salah satunya adalah proyek sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang mengalami kendala karena adanya penolakan warga yang lahannya tidak ingin dibebaskan.


Proyek yang dimulai akhir 2013 ini dibuat untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. Khususnya banjir yang selalu melanda kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu dan daerah sekitarnya agar menemukan solusi. Kini Pemerintah Kota Adminisatrasi Jakarta Timur sedang mempercepat proses pembebasan lahan warga yang terkena proyek ini. Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengeluarkan 98 peta bidang tanah yang nantinya akan dibebaskan.


Menurut Arifin, Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Timur, pihaknya sudah mengadakan rapat dengan BPN Jakarta Timur untuk dibuatkan peta bidangnya agar proyek ini bisa dipercepat pembangunannya. Namun, hingga kini masih ada saja warga yang menolak lahannya dibebaskan.


"Yang menolak lahannya dibebaskan, sementara kita tinggalkan untuk diinventarisir. Sedangkan yang setuju, dibuatkan peta bidang agar diumumkan oleh BPN," ujar Arifin, Selasa (17/6).


Sejumlah warga yang menolak lahannya dibebaskan adalah warga Bidara Cina RW 04, yang meliputi RT 07, 08, dan 09 yang jumlah bidangnya kurang lebih mencapai 200. Tentu saja penolakan ini berakibat pada penundaan pengukuran lahan oleh Tim P2T.


"Lahan yang belum diukur akan dilaporkan ke gubernur. Sehingga nantinya lahan tersebut dibahas di tingkat provinsi yang diketuai oleh Sekda," lanjut Arifin.


Namun, tak sedikit pula yang lahannya sudah diukur dan diinventarisasi  oleh Tim P2T, Lahan-lahan itu meliputi RW 05, tepatnya di RT 06 yakni sebanyak 45 peta bidang, kemudian RW 04, ada dua RT yang sudah dikur, yaitu RT 010 sebanyak 13 bidang dan RT 009 ada 1 bidang. Dan untuk RW 014, ada 3 RT, yaknin RT 04 sebanyak 16 bidang, lalu RT 05 sebanyak 6 bidang dan RT 07 sebanyak 17 bidang.


Total hasil pengukuran dan inventarisasi diajukan peta bidangnya ke kelurahan, semuanya berjumlah 98 bidang dengan luas tanah 6.126 meter persegi di Kelurahan Bidara Cina. Saat ini pihak BPN sedang melakukan finalisasi pembuatan peta bidang.


Sumber: Berita Jakarta

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita