235 Senin, 16 Juni 2014 | 15:18:43

Rumah Tak Layak Huni Banyak di Depok

Rumah Tak Layak Huni Banyak di DepokPembangunan Rumah

Pemenuhan hunian bagi masyarakat memang tergantung dari penghasilannya serta kelas ekonominya. Misalnya saja, pemenuhan rumah atau hunian untuk kelas menengah ke atas berupa apartemen, rumah tipe besar dan berbagai hunian eksklusif kelas atas lainnya. Sedangkan pengadaan hunian di kelas menengah ke bawah juga sedang diupayakan oleh pemerintah otonomi setempat dengan dibangunnya rumah susun, rumah tipe kecil, bahkan rumah tak layak huni atau RLTH.


Nyatanya pembangunan dan biaya RLTH memang disediakan oleh negara untuk mereka warga miskin yang membutuhkan rumah. Saat ini saja banyak RLTH yang masih dibangun untuk ketersediaan rumah warga miskin. Depok yang wilayahnya tak jauh dari Ibu Kota bahkan masih ada ratusan pembangunan RLTH yang kini tengah dilakukan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan masih banyaknya jumlah warga miskin di Depok yang RLTH-nya kini sedang dikerjakan di Kecamatan Pancoranmas, Kecamatan Cipayung, dan Kecamatan Bojongsari, serta Kecamatan Tapos. Kondisi ini memang berkurang setiap tahunnya, tahun ini RLTH yang diberikan kepada warga Depok sebanyak 25, sedangkan di tahun kemarin mencapai angka 100.


"Saat ini masih ada sekitar 25 RTLH yang belum dibangun. Tentu jumlah itu berkurang setiap tahunnya. Pada 2013 lalu, jumlahnya mencapai 100 lebih, namun setelah mendapat bantuan dari Kemenpera dan Pemkot Depok, saat ini jumlahnya telah menurun," kata Lurah Curug, Kecamatan Bojongsari, Evi Rosita.


Evi juga mengungkapkan di wilayahnya kini masih banyak rumah warga yang belum memiliki septitank atau MCK. Jumlahnya bahkan mencapai 639 titik.


"Masih banyak warga yang belum memiliki septitank atau MCK, jumlahnya mencapai 639 titik. Kami berharap pembangunan RTLH dan septitank ini akan selesai pada 2016 mendatang. Kami juga berharap peran serta masyarakat dalam hal swadaya membantu warga yang kurang mampu," jelasnya, seperti yang dilansir Okezone.


Sumber: Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita