212 Kamis, 12 Juni 2014 | 14:17:00

Apartemen Baru di Pondok Indah

Apartemen Baru di Pondok Indah

Kebutuhan akan tempat tinggal atau hunian semakin meningkat. Baik hunian komersial maupun hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Saat ini pemerintah sedang berusaha mengatasi kurangnya pasokan hunian untuk masyarakat. Mulai dari rumah susun, rumah KPR bahkan apartemen. Kebutuhan masyarakat akan hunian ini dimanfaatkan oleh PT Metropolitan Kentjana (Pondok Indah Group) yang akan membangun hunian vertikal di kawasan Pondok Indah, tepatnya di Jl. Kartika Utama Pondok Indah.


Nantinya Pondok Indah Residence ini terdiri dari tiga tower yang akan dibangun. Namun, tahap pertama akan dipasarkan dua tower. Tower Kartika yang memiliki 240 unit dan Tower Maya dengan kapasitas 352 unit. Pondok Indah Residence akan berdiri di area tanah seluas 3 hektar yang juga menjadi kawasan superblock dengan dibangunnya Mal PIM 3, gedung perkantoran, serta terintegrasi dengan Perkantoran Wisma Pondok Indah dan Mal Pim 2. Untuk membangun proyek apartemen ini, PT MK mengeluarkan dana sebesar Rp2,8 triliun.


“Kebutuhan hunian di kawasan ini sudah sangat tinggi, makanya pasar sangat antusias merespon produk baru ini,” ujar Herman Widjaja, Associate Marketing Director PT Metropolitan Kentjana (MK) Tbk, pengembang Pondok Indah, seperti yang dilansir Housing Estate.


Harga yang akan ditawarkan nantinya Rp42 juta hingga Rp43 juta per meter persegi dengan tipe bangunan 65-147 meter persegi. Namun, harga akan naik di bulan Juli karena antusias konsumen terhadap hunian vertikal ini meningkat. Nyatanya, walau baru dibuka, penjualan apartemennya sudah sampai 85%.


Sumber: Housing Estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita