283 Rabu, 11 Juni 2014 | 11:13:58

Program Jokowi-JK, Bangun 5.000 Rusun

Program Jokowi-JK, Bangun 5.000 Rusun

Masa kampanye pilihan presiden kali ini tentu saja diwarnai oleh rancangan-rancangan masa depan serta visi misi yang akan dilakukan oleh para calon sebagai penarik simpati hati rakyat. Pemilihan presiden 2014 diisi oleh dua kubu capres dan cawapres. Mereka adalah Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta. Agenda debat para calon juga disediakan oleh penyelenggara,khususnya KPU, demi memberikan informasi yang jelas mengenai capres dan cawapres, serta mengajak masyarakat untuk menentukan pilihannya.


Selasa kemarin, diadakan bedah visi misi yang dihadiri oleh dua pasangan calon presiden dan wakilnya. Jokowi-JK, pasangan capres dan cawapres nomor urut dua ini menyatakan rencananya untuk membangun 5.000 menara rumah susun demi mengatasi backlog yang sedang terjadi.Nantinya program ini juga akan disusul dengan perbaikan infrastruktur, regulasi serta tata ruang.


Mantan Ketua Umum DPP REI, Enggartiasto Lukita yang juga anggota tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla, mengatakan bahwa dirinya yakin pasangan Jokowi-Jussuf Kalla mampu mengatasi backlog yang kini sedang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Enggar menambahkan, kalau Jokowi-Jusuf Kalla juga berjanji akan mengembalikan subsidi untuk rumah sederhana tapak (RST), menyiapkan formulasi uang muka yang murah, mengembalikan fungsi Perum Perumnas yang berperan untuk menyediakan rumah bagi masyarakat marjinal, serta menjamin perizinan satu pintu, agar lebih efisien.


Saat ini Indonesia menghadapi backlog atau kekurangan pasokan rumah sebanyak lebih dari 15 juta rumah yang seharusnya telah disediakan. Menurut Enggar, proyek pembangunan 5.000 menara rusun ini merupakan salah satu dari lima pilar utama dalam rangka perbaikan di sektor perumahan.


 Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita