336 Rabu, 11 Juni 2014 | 11:02:02

Gorontalo Dapat Rumah Swadaya

Gorontalo Dapat Rumah Swadaya

Maraknya backlog di Indonesia termasuk di Gorontalo, membuat Kemenpera memberikan bantuan rumah swadya kepada masyarakat menengah ke bawah  di Gorontalo melalui Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.


Rumah swadaya ini nantinya diharapkan bisa menambah alokasi bantuan perumahan yang diprogramkan oleh Pemkab melalui program bantuan rumah sehat. Pemkab Gorontalo Utara mengaharapkan rumah ini bisa dimanfaatkan kegunaanya dengan baik oleh masyarakat setempat. Pemkab mengimbau kepada masyarakat agar rumah yang diberikan ini nantinya tidak dimanfaatkan untuk keperluan lain atau dijual. Sebab, Pemkab tidak akan memberikan untuk yang kedua kali.


"Penerima bantuan yang sengaja menjual rumah swadaya maupun rumah sehat yang diterima, akan dicoret dari daftar penerima bantuan pemerintah daerah sebagai efek jera," ujar Sekda.


Bantuan ini akan diberikan bukan dalam bentuk rumah siap huni, melainkan dalam bentuk uang yang berkisar antara Rp7,5 juta sampai Rp15 juta per unit, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan material calon penerima rumah. Bahan material yang wajib dibeli adalah seng, batu-bata, semen dan kusen.


Penyerahan bantuan ini sudah dilakuakan secara simbolis yang dihadiri oleh beberapa petinggi Kemenpera, di antaranya Asisten Deputi (Asdep) Fasilitasi dan Pemberdayaan Perumahan Swadaya Kemenpera, Bambang Purwanto. Penyerahan simbolis ini dilakukan di Kecamatan Tolinggula.


"Banyaknya rumah tidak layak huni di Desa Papualangi, menyebabkan alokasinya lebih banyak dari kecamatan lain sebanyak 117 Kepala Keluarga (KK) penerima," ujar Purwanto.

Sumber: BeritaSatu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita