328 Selasa, 10 Juni 2014 | 14:37:05

Makassar Butuh 15.000 Unit Rumah

Makassar Butuh 15.000 Unit Rumah

Kota Makassar kini menjadi pusat kota metropolitan yang memiliki peluang bisnis properti yang menjanjikan. Pembangunan di berbagai sudut sudah banyak dilakukan oleh Makassar demi tercapainya kota yang maju di segi infrastruktur daerah. Mulai dari pembangunan mal, apartemen, rumah kompleks, tempat wisata, dan sebagainya.


Namun, hampir tiap tahun, Makassar kekurangan 5.000 unit tempat tinggal. Lima belas ribu unit rumah yang seharusnya bisa dipenuhi, nyatanya hanya tersedia sekitar sepuluh ribu saja. Permasalahan yang timbul ini, bukan disebabkan oleh daya beli masayarakat yang tinggi, melainkan sulitnya distribusi material serta tenaga kerja yang sedikit.


Ketua DPD REI Sulawesi Selatan, Raymond Arfandy, mengatakan bahwa pasar perumahan di Makassar terbagi menjadi dua, yaitu pasar kebutuhan dan pasar investasi. Pasar investasi tentunya proyek yang menguntungkan bagi para pengembang properti karena pasar ini meliputi pembangunan proyek apartemen, kondominium, ataupun rumah residensial tipe rumah besar yang kisaran harganya lebih dari Rp500 juta per unit, walaupun dengan kuantitas yang terbatas. Untuk pasar kebutuhan itu sendiri memiliki kuantitas yang banyak dan kebutuhan yang besar.


Pusat kota Makassar yang semakin berkembang berakibat pada melambungnya harga tanah hingga mencapai Rp20 juta per meter persegi. Karena hal itu, Makassar kini lebih dilirik di sektor pasar investasi ketimbang pasar kebutuhan. Pembangunan apartemen dinilai sesuai bagi masayarakat yang ingin tinggal di pusat kota dengan dana yang terbatas.


Afandy percaya bahwa kekurangan unit rumah ini akan segera teratasi dengan bertambahnya daftar developer di Makassar yang semula 240, kini sudah terdapat 265 developer aktif. Selain itu, sat ini juga banyak terdapat proyek rumah baru, rumah bersubsidi maupun nonsubsisdi yang dibandrol dari harga Rp250 juta dengan tipe 36 sampai harga miliaran rupiah untuk tipe rumah besar.

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita