108 Selasa, 10 Juni 2014 | 09:23:26

Loan to Value Penyebab Turunnya Penjualan Rumah Residensial

Loan to Value Penyebab Turunnya Penjualan Rumah Residensial

Kenyamanan rumah dalam bentuk residensial memang tak diragukan lagi. Bisa disesuaikan dengan keinginan Anda tentunya. Namun, nyatanya tahun ini rumah dengan tipe residensial penjualannya mengalami penurunan. Salah satu penyebab dari penurunan penjualan ini karena kebijakan 'loan to value' (LTV)  yang semula pembayaran uang muka sebesar 20% kini naik menjadi 30%, hal ini berlaku sejak tahun 2012 lalu.

Namun, tak hanya kebijakan LTV yang mempengaruhi turunnya penjualan rumah residensial di Indonesia, faktor lain adalah lambatnya siklus ekonomi di Indonseia sehingga banyak orang yang menunda untuk membeli rumah.

Kepala BI Kantor Perwakilan Wilayah V Jateng-DIY di Semarang, Sutikno, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor penambah lainnya, seperti meningkatnya kenaikan harga bahan bangunan serta upah pekerja. Apalagi ditambah dengan adanya pemilihan umum, penjualan diperkirakan akan turun pada triwulan kedua, sedangkan harga jual masih berkisar di harga yang sama.

Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya LTV bagi rumah tipe 70 meter persegi pada September 2013, mengalami penurunan penjualan pada tipe rumah besar. Kenaikan indeks pada tipe rumah besar sebesar 1,78%, sedangkan untuk tipe rumah sedang 1,36% dan rumah kecil 0,17%.

Namun, Sutikno mengatakan walaupun secara keseluruhan volume penjualan properti menurun, tidak sama halnya dengan di Jawa Tengah. Dinyatakan dengan meningkatnya indeks sebesar  1,28% dari indeks triwulan di Jawa Tengah.

 

Sumber: BeritaSatu

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita