84 Senin, 26 Mei 2014 | 12:08:07

Pentingnya Infraktruktur di Kawasan Ini

Pentingnya Infraktruktur di Kawasan Ini

Tingginya harga lahan yang diikuti dengan harga properti dan sewa dikawasan CBD tak lepas dari ketersediaan infrastruktur yang memadai. Suatu kawasan pasti akan cepat berkembang bila mempunyai infrastruktur yang memadai. Tingginya harga tersebut menjadi faktor pendorong untuk mencari properti dengan harga yang masih cukup terjangkau yang mudah diakses ke CBD. BSD City, Alam Sutera, Bintaro dan Kebon Jeruk dapat menjadi pilihan.

Terlebih bagi perusahaan non servis yang tak butuh eksposur tinggi seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, otomotif dan lain sebagainya. Berkantor di luar pusat Jakarta akan menjadi opsi utama.

"Pergeseran preferensi pasar ini akan menstimulasi pembangunan perkantoran di kawasan Bintaro, Serpong, Kebon Jeruk dan sekitarnya. Saat ini saja, Unilever telah membuka kantornya di BSD City, demikian juga dengan salah satu bank asing yang berkantor pusat di Bintaro. Tren ke depan, akan semakin banyak lagi perusahaan yang berkantor di kawasan-kawasan ini," ujar Ferry Salanto selaku Associate Director Research Colliers International Indonesia,

BSD City dianggap dapat menjadi generator pertumbuhan properti di wilayah Serpong karena dilintasi oleh jaringan infrastruktur dan transportasi terpadu.

"Jalan Tol Lingkar Luar 1, menghubungkan koridor Simatupang dan BSD City. Sementara Jalan Tol Lingkar Luar 2 akan menghubungkan BSD City dengan kawasan lainnya hingga mencapai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Kami prediksikan BSD City dan kawasan lainnya yang terhubung jalur ini akan booming dalam lima tahun ke depan," pungkas Ferry.

Harga properti di BSD City masih dikatakan cukup terjangkau dibandingkan Alam Sutera atau Summarecon Serpong. Di BSD City, ruko tiga lantai masih dibanderol Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar per unit. Sementara Alam Sutera sudah tembus angka Rp 4 miliar per unit. Ini dikatakan oleh Erni selaku Marketing Executive sebuah broker properti di BSD City.

Tidak hanya itu, harga lahan di BSD City juga masih terjangkau yaitu di kisaran Rp 6juta - 7 juta per meter persegi untuk lahan di perumahan, lahan di cluster seperti Puspita Loka Rp 8 juta - Rp 9 juta per meter persegi dan Rp 10 juta - Rp 12 juta per meter persegi untuk lokasi strategis BSD City seperti di Jalan BSD Boulevard.

Untuk hunian juga tidak berbeda jauh dimana seluas 72 meter meter persegi dengan lahan 90 meter persegi, ditawarkan sekitar Rp 700 juta - Rp 800 juta sedangkan tipe di atasnya lagi yakni luas bangunan 90 meter persegi, dan tanah 100-an meter persegi mencapai Rp 1,5 miliar-Rp 2 miliar per unit.

Ferry meminta Pemerintah untuk mempercepat proses pembangunan infrastruktur yang kini sedang berlangsung di kawasan Bintaro, Serpong, Alam Sutera, dan Kebon Jeruk.

"Ini akan mendorong pembangunan properti melesat, khususnya perkantoran, apartemen, hotel, dan pusat belanja. Pengembang akan menahan penjualan kavling atau lahan siap bangun. Mereka juga mempertimbangkan peluncuran klaster baru dan akan beralih pada pembangunan apartemen atau properti komersial lainnya seperti kantor, pusat belanja, atau hotel," imbuhnya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita