717 Rabu, 30 April 2014 | 12:19:08

Prospek Bisnis di Kulon Progo

Prospek Bisnis di Kulon Progo

Kawasan Kulon Progo, Yogyakarta mempunya potensi bisnis yang besar. Apalagi menjelang pembangunan Bandara Udara di Kulon Progo. Saat ini, kenaikan harga lahan di Kulon Progo sudah jauh melesat mencapai kisaran hingga 200 persen. Kawasan ini diprediksi akan mengikuti kawasan bandara di berbagai wilayah Indonesia yang terlebih dulu berkembang. Kawasan bandara di Bali, Makassar dan Surabaya misalnya.  Ini dikatakan oleh Utami Prastiana, Direktur AECOM.

"Bandara-bandara tersebut berhasil menciptakan embrio (cikal bakal) konsep airport city. Selain dapat berdiri sendiri, airport city tersebut bisa menjadi titik temu bagi kawasan-kawasan lainnya dengan fungsi dan perkembangan berbeda. Intinya pembangunan bandara dapat menciptakan ekonomi baru," tambah Utami.

Berikut bisnis yang diprediksi akan berkembang di Kulon Progo

Pergudangan
Bisnis ini seakan menyatu dengan bandara. Akan banyak bermunculan ekspedisi dan kargo.

"Jasa ekspedisi lintas kota, pulau, dan negara sangat membutuhkan ruang pergudangan yang representatif. Apalagi jika dikelola profesional dengan tingkat keamanan tinggi, akan sangat menarik bagi perusahaan domestik dan mancanegara untuk membuka kantornya di sini," tandas Utami.

Ritel
Tingginya jumlah pengunjung bandara pasti akan sebanding dengan tingginya permintaan akan kebutuhan barang sehari-hari (daily necessity). Untuk itu, bandara juga menyediakan ruang ritel komersial.  Ini membuat peluang bagi para pengusaha ritel sangat terbuka lebar.

Perhotelan
Meningkatnya angka kunjungan berimbas pada makin prosprektifnya bisnis perhotelan
"Para turis pebisnis dan pelancong pasti membutuhkan fasilitas akomodasi, mempertimbangkan lokasi bandara yang jauh dari pusat kota hotel di sekitar bandara bisa menjadi tempat transit," ujar Utami.

Hunian
Bisnis ini sudah dilirik pengembang besar seperti Ciputra Group. Ini didukung oleh masih suplusnya lahan di Kulon Progo dan harga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan Sleman dan Bantul.

Harga lahan dan hunian di Kulon Progo mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dua tahun lalu, harga lahan dan hunian masing-masing mencapai Rp 100.000 hingga Rp 200.000 meter persegi dan  Rp 250 juta- Rp 400 juta, namun sekarang harganya mencapai Rp Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per meter persegi untuk lahan dan Rp 400 juta – Rp 600 juta untuk hunian.

Ini disampaikan oleh Remigius Edi Waluyo  selaku Ketua DPD REI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita