170 Senin, 28 April 2014 | 13:31:40

Wow! Pasar Hotel Jakarta Merajai di Asia Pasifik

Wow! Pasar Hotel Jakarta Merajai di Asia Pasifik

Kemerosotan kinerja perhotelan di kawasan Asia Pasifik tidak berpengaruh pada kinerja perhotelan di Jakarta. Padahal di Bangkok, sebagai salah satu ikon pariwisata, mencatat tingkat hunian terendah dalam 10 tahun ini di bulan Februari dan Maret,

"Kekhawatiran terus terjadi karena tidak ada resolusi yang terlihat dan jalan buntu antara pihak-pihak yang berlawanan. Setelah beberapa tahun berlalu, akan sulit bagi Bangkok untuk bangkit. Sementara kawasan lainnya justru mengalami kelebihan pasokan dan melemahnya permintaan. Berbeda dengan India yang akhirnya menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan hunian positif dan akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan," ujar Elizabeth Winkle selaku Managing Director STR Global.

STR Global mencatat kinerja negatif perhotelan di kawasan Asia Pasifik ditandai dengan turunnya tingkat hunian sebesar 0,7 persen menjadi 69,2 persen, tarif harian rerata (ADR) juga melorot 3,3 persen menjadi 120,63 dollar AS dan pendapatan per kamar yang tersedia (revenue per available room/RevPAR) melandai 3,9 persen menjadi 83,44 dollar AS.

Kinerja perhotelan Bangkok memburuk pada tingkat hunian dan ADR masing-masing anjlok signifikan 33,6 persen menjadi 53,7 persen dan jatuh sebesar 36,1 persen menjadi 656,75 baht.

Jakarta bersama dengan Osaka dan Jepang mengalami pertumbuhan dua digit ADR dengan nilai masing-masing sebesar 11,2 persen , 21,1 persen dan 11,o persen.

Mumbai, India sebagai salah satu kunci pengunaan mata uang lokal di kawasan Asia Pasifik mencatat  peningkatan hunian terbesar yakni 8,1 persen menjadi 69,2 persen.

ADR di Taipei, Taiwan, melorot 11,7 persen menjadi 425,85 Taiwan New Dollar.

Sumber : Strglobal

 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita