230 Jum'at, 25 April 2014 | 12:43:32

PHR Belum Maksimal di Bali

PHR Belum Maksimal di Bali

Daya tarik Bali sebagai kota yang mempunyai banyak spot wisata rupanya menarik minat investor asing.  Ini terbukti dari banyaknya hotel atau vila di Bali yang dibiayai oleh investasi penanaman modal asing (PMA). Sayangnya, tidak semua PMA tersebut terdaftar di Direktorat Jendral Pajak (DJP) Provinsi Bali. Ini menyebabkan potensi pajak dari vila atau hotel tersebut tidak tercover dengan baik.

Padahal Pajak Hotel Restoran (PHR) menyumbang kontribusi yang cukup besar bagi sektor pariwisata Bali, yang menempati peringkat kelima bagi penerimaan Negara saat ini. Tahun 2012 lalu, penerimaan negara dari PHR yang disumbangkan Bali mencapai Rp1,542 Triliun.

Realisasi pajak di Bali tahun 2014 sampai triwulan pertama telah mencapai Rp2,6 Triliun dari total target sebesar Rp 7,4 triliun.  Djodi  Rawayan Antawidjaja selaku Kabid P2Humas, optimis dapat mencapai target tersebut.

Untuk itu DJP berkerjasama dengan pihak imigrasi serta dinas terkait seperti Dinas Perizinan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar dan lainnya, untuk memastikan izin keberadaan vila-vila yang belum terjangkau sebagai wajib pajak. Ini dikatakan oleh Bali Sunarko, Ketua Bidang Teknis dan Konsultasi DJP di sela media gathering DJP Bali di Kuta, Kamis (24/4/2014).

Tercatat sampai dengan dua bulan lalu terdaftar sekitar 595 wajib pajak di sektor pariwisata dengan lokasi yang tersebar di sejumlah wilayah di Bali.

"Kalau yang sudah terdaftar, tidak ada masalah, kita agak sulit mengecek, keberadaan vila-vila yang beroperasi mendatangkan tamu melakukan kegiatan usahanya di Bali, namun belum terdaftar, itu yang menjadi target sasaran," tegasnya.

Umumnya transaksi dilakukan via online sehingga banyak vila yang hanya ditunggui oleh penjaga vila ketika didatangi petugas, tidak tahu menahu siapa pemilik dan keberadaannya.

Sumber : Okezone

 

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita