52 Senin, 21 April 2014 | 16:29:55

'Bubble' Jauh dari Pasar Properti Indonesia

'Bubble' Jauh dari Pasar Properti Indonesia

Loan to value (LTV) dan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Indonesia efektif menanggulangi 'Bubble'. Kuatnya permintaan akan properti masih dianggap wajar karena merupakan dampak dari pertumbuhan perekonomian yang berkembang saat ini.

“Implementasi LTV, kenaikan suku bunga atau kebijakan pendinginan lainnya dalam paket pengetatan moneter secara efektif dapat mengerem laju pertumbuhan properti menuju kondisi wajar dan positif. Sejak 2012 Indonesia sudah mengantisipasi kemungkinan gelembung properti. Jadi, kalaupun terjadi penurunan tidak akan terlalu menukik tajam," papar Mochammad Doddy Ariefianto, Pengamat perbankan pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),

Meski sudah direm, penjualan akan tetap timggi dikarenakan kuatnya permintaan.

"Jadi, pertumbuhan akan terus berlangsung. Hanya persentasenya tidak setinggi sebelum pengetatan moneter 35 persen. Saat ini dan di masa yang akan datang pertumbuhan hanya mencapai 20 persen," ucap Doddy.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita