255 Jum'at, 11 April 2014 | 11:15:48

Proyek Besar yang Dirilis Setelah Pemilu

Proyek Besar  yang Dirilis Setelah Pemilu

Lancarnya Pemilihan Umum Legislatif pada Rabu, 9 April lalu disambut positif oleh para pengembang. Walaupun tidak berpengaruh langsung pada terhadap bisnis dan industri properti, namun lancarnya Pemilu dipercaya akan berdampak baik buat pelaku bisnis dan juga masyarakat.

"Sebenarnya, yang lebih penting itu prosesnya. Pemilu Legislatif kemarin berjalan demokratis, lancar dan tertib, serta terlihat adanya kedewasaan dalam berdemokrasi. Dengan proses yang baik ini, kami percaya akan mencapai hasil akhir yang baik pula buat kita semua," ujar Artadinata Djangkar, Direktur PT Ciputra Property Tbk., terkait pengaruh hasil Pemilu Legislatif terhadap sektor property, Kamis (10/4/2014).

Senada dengan Artadinata, Johannes Mardjuki , Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk., dan Ari Tri Priyono, CEO Riscon Realty, mengiyakan hal tersebut.

"Sangat positif dan memberikan kepercayaan diri bagi kami untuk menambah proyek baru tahun ini," ungkap Johannes.

"Tidak akan ada perubahan, dalam arti pasar properti anjlok atau gonjang-ganjing. Pemilu berjalan lancar, bisnis kami juga smooth. Lagipula, fundamental ekonomi kita kuat. Kalaupun indeks harga saham gabungan melemah, itu hanya reaksi sementara," kata Ari.

Proyek besar yang dirilis setelah Pemilu di Jakarta dan Bekasi antara lain, Properti multifungsi besutan PT Ciputra Property Tbk di atas kawasan Puri Indah seluas 7,2 hektar yang meliputi perkantoran, apartemen, dan hotel dalam 10 menara tinggi, 2 menara apartemen Springlake besutan PT Summarecon Agung Tbk  di Summarecon Bekasi dan 2 proyek Riscon Realty, Baroka Hill Bambu Apus(diambil alih dari PT Nusa Kirana) dan Baroka Pondok Labu , yang senilai Rp 2 – 2,8 miliar per unit.

Sedangkan di Bogor, tepatnya di Tajurhalang, ada proyek Rosemary Residence dengan rentang harga Rp 300 jutaan per unit, Green Kedaton Cirebin (Rp 350 juta/unit), Ndalem Kalegan malang (Rp 350 juta/unit), Ndalem Kalegan Yogyakarta (Rp 300 juta/unit), Ndalem Kalitan Yogyakarta (Rp 800 juta/unit), Casa Palma Residence Palembang (Rp 350 juta-Rp 500 juta/unit).

 

Sumber :  Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita