184 Selasa, 08 April 2014 | 14:39:54

Kondisi Pasar Kawasan Industri Kuartal I-2014

Kondisi Pasar Kawasan Industri Kuartal I-2014

Pasar Kawasan Industri Kuartal I-2014 tidak membaik. Minimnya aktivitas penjualan kawasan industry serta minimnya lahan untuk kawasan indutri disinyalir sebagai faktor penyebabnya. Hal ini dikatakan Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International Indonesia di Jakarta, Senin (7/4).

"Pasar melambat karena terhambatnya akitivitas penjualan," katanya

Permintaan untuk lahan industri dinilai hanya aktif di beberapa lokasi seperti di Bekasi di mana terjadi permintaan yang tinggi tetapi hanya memiliki stok lahan yang terbatas.

"Kami percaya bahwa bila momentum ekonomi muncul setelah transisi kepemimpinan yang lancar, maka aktivitas pasar industri akan kembali menggeliat," lanjutnya.

Pemerintah diminta berperan aktif dengan  harus menyiapkan lahan untuk perkembangan kawasan industri agar sektor industri tumbuh positif.

"Selama ini yang menjadi salah satu masalah dari perluasan pengembangan tersebut yaitu pemerintah tidak bisa memberikan kepastian hukum pengadaan tanah," kata Frans Kongi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah, di Semarang, beberapa waktu lalu.

Pemerintah juga harus memperhatikan warga  di daerah yang dijadikan kawasan industry. Tidak hanya memberikan ijin untuk  kawasan industri, pemerintah juga harus memfasilitasi kalau perlu warga yang tinggal di sekitar direlokasi ke tempat yang lain.

Imam Haryono , Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, mengatakan pemerintah pusat terus berupaya mendorong pemerataan dan penyebaran pusat-pusat pertumbuhan industri di seluruh Indonesia khususnya wilayah Sumatera dan Kalimantan.

"Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan industri dilakukan melalui pengembangan Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) maupun pembangunan kawasan industri," ujarnya.

Sumber : Investor Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita